Story cover for Ruby by fata-morgen
Ruby
  • WpView
    Reads 861
  • WpVote
    Votes 146
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 861
  • WpVote
    Votes 146
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Jul 13, 2017
[1/1]

Biru kira ia tahu segala hal tentang Ruby. 

Ruby yang suka melempar kerikil kecil ke jendela kamarnya tiap pagi hanya untuk membangunkan Biru, Ruby yang senang menyesap cokelat panas sekalipun itu di siang terik, dan Ruby yang tak pernah suka dengan hujan, senja dan kopi--hal-hal puitis yang biasa disukai tokoh fiksi. 

Tapi ternyata, tidak. Pada kenyataannya, Biru sama sekali tidak mengenal Ruby.

(Winner of Wattyquipe oneshot event)
All Rights Reserved
Sign up to add Ruby to your library and receive updates
or
#218ruby
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 7
𝐏𝐀𝐃𝐌𝐀 - [𝑻𝒉𝒆 𝑾𝒉𝒊𝒕𝒆 𝑳𝒐𝒕𝒖𝒔] ✓  cover
Langit Biru [END] cover
Love Is Coffe Away (Myungnyang/Daengsung) cover
STALKER - Beside Me [REVISI] ✔ cover
「Dear Biru」 ✔ cover
Ruang Biru [ON GOING] cover
Ru in Love [End] cover

𝐏𝐀𝐃𝐌𝐀 - [𝑻𝒉𝒆 𝑾𝒉𝒊𝒕𝒆 𝑳𝒐𝒕𝒖𝒔] ✓

15 parts Ongoing

Biru awalnya tidak pernah merasa nama yang diberikan oleh kedua orang tuanya itu aneh. Lagipula, nama adalah bagian dari anugerah dan manifestasi doa. Daripada tidak memiliki identitas, alangkah sedihnya. Biru juga tidak pernah merasa begitu terintimidasi sepanjang sembilan belas tahun hidup di dunia sampai ia harus mengetahui fakta bahwa ada Biru lain yang juga hidup dan bernapas di sekitarnya. Biru yang dingin, tidak tersentuh, dan memiliki tatapan kelam segelap laut kala malam. Biru yang tidak pernah ia sangka akan menjadi klimaks dalam kisahnya. "Kok, nama Kakak sama kaya aku sih? Orang tua kakak gak kreatif banget ngasih nama." Biru menatap jengkel. Ditatapnya laki-laki yang kerap minim ekspresi tersebut. "Saya gak punya orang tua!" Sang lawan bicara berdesis seraya memejamkan matanya sesaat. "Lagipula saya tidak meniru siapapun dan saya jauh lebih tua daripada kamu, Padma." ©KaktusKelabu