Hari Setelah Akad [ SELESAI ]

Hari Setelah Akad [ SELESAI ]

  • WpView
    Reads 161,875
  • WpVote
    Votes 11,112
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Tue, Feb 16, 2021
Ketika Gibran dan Ara berusaha menjalani aktivitas rumah tangga pada umumnya walau tanpa di dasari cinta, alasan yang seharusnya sebagian besar pasangan miliki untuk menikah. Sejak awal Gibran dan Ara berusaha menjadi suami dan istri yang baik. Namun, mengetahui Ara masih terbayang masa lalu saat usia pernikahan mereka sudah hampir memasuki satu tahun membuat Gibran kecewa hingga hampir menyerah. Tapi sanggupkah Gibran melepas wanita yang perlahan mencuri hati dan perhatiannya itu? ..... Dee08_ Rabu, 3 Juli 2019
All Rights Reserved
#920
masalalu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Timpang Tindih
  • JATUKRAMA (GIDARA)
  • Thania [END]
  • gibran's regred // defan gidara
  • Dia Suamiku (ENDING)
  • ATTHARA : My Personal Doctor! [SUDAH TERBIT]
  • Love And Heart [Republish]
  • Foggy Road (Completed 🌻)

Gistara Arawinda mengambil keputusan tidak adanya anak dalam pernikahannya. Bukan karena ia tidak menyukai anak-anak. Profesinya sebagai seorang dokter spesialis anak, sudah cukup menggambarkan betapa ia mencintai makhluk polos itu. Tumbuh dan memelihara luka batin akan pigur seorang ibu, menjadi alasan besar Gistara. Ia takut menjadi seperti ibunya. Ia tak ingin menciptakan luka Gistara yang lain di dalam tubuh kecil anaknya. Tuhan maha membalikkan hati manusia, sembilan tahun pernikahan mereka, Gistara berubah pikiran. Dalam hidupnya, setidaknya ia harus punya satu malaikat kecil nan menggemaskan itu. Namun, di tengah proses mendapatkan itu semua, bak disambar petir di tengah hari bolong. Di rumah sakit yang sama, ia mendapati sang mertua merawat wanita muda pasca keguguran anak dari Sultan Arrasyah---suaminya. Semesta seakan sedang mengoloknya, pandangan remeh sang mertua tentang ketidakmampuan memberinya garis keturunan pun, membuat Gistara memendam tekad. Di usianya yang ke 37 tahun, akankah ia mampu bersaing dengan wanita yang jauh lebih muda darinya, demi menghadirkan yang diinginkan sang mertua? Terlebih saat hati sang suami perlahan semakin timpang terhadap ia dan madunya? Atau ... ia lebih memilih untuk menyerah dan pergi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines