We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Malsana

Malsana

  • WpView
    Reads 924
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 16, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Mari, bicara pada saya. Saya enggak kaya mereka. Saya bakal hargain kamu. Saya bakal ngebiarin kamu menjelaskan. Jangan takut, Na. Ayo, saya mohon. Jangan terus terusan menulis diatas kertas buat berkomunikasi sama saya." Ucap Vano sembari menggenggam tangan perempuan yang sedang berada dihadapannya. Laki laki itu kedengaran memohon. Ia terus terusan menatap mata perempuan itu. 'Enggak mau, No. Mereka jahat.' Ditulisnya kalimat tersebut pada buku yang biasa ia gunakan. "Jangan takut. Ada saya buat ngelindungin kamu. Ada saya, Na. Percaya." 'Oke. Aku mau bicara. Tapi janji, kalimat pertama yang aku ucapin, bakal kamu jawab enggak dengan berat hati. Dan, jangan coba lagi buat cari alasan.' "Benar, ya Na? Baik, saya janji sama kamu."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Axiomatic (Telah Terbit)
  • Friendzone?
  • TITANIA [ ON GOING ]
  • Spasi. [TERBIT-OPEN PO✅]
  • All Too Well
  • AlfaNada
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Sibling Goals
  • 'Dia'
  • MARS[hiatus]

Nada Akeela Kirana, perempuan yang manis, namun sulit untuk membuat keputusan. Ia bersahabat dengan Malik Van Leonard, cowok cool yang kakek buyutnya orang Belanda, dari SMP kelas satu. Lalu ia bertemu dengan Mirza Mahendra, cowok paling menyebalkan, saat ia mulai memasuki dunia SMA. Nada larut dalam kebimbangan hatinya, menantikan kepastian yang tak kunjung datang. Ia sibuk mencari jawaban dari sesuatu yang sebenarnya sudah jelas tanpa perlu dibuktikan kebenarannya. Ia terlalu memikirkan dirinya sendiri hingga tanpa sadar menyakiti hati dua lelaki. Semesta akhirnya menghukum keserakahan Nada yang sudah menghancurkan dua hati lelaki. Semesta membuktikan bahwa hukum karma itu, benar-benar ada. Seseorang yang menyakiti pasti akan disakiti juga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines