We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
INTERUPSI HATI

INTERUPSI HATI

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 13, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Entahlah, heningku tertegun menyaksikan kegundahan malam, tak mungkin ku membenci malam yang sejatinya tidak akan sirna seiring zaman, kecuali jika zaman berakhir, entahlah, lidahku berkelu lagi. Kita menutup suara entah untuk menutup rasa atau menutup perdebatan, ataukah mencoba menguji rasa. Lama ku bersandiwara mengumbar tawa ditulang pipiku, memendam risau walau suaraku terkadang sampai parau. Menelan perseteruan hati, mengalir ke denyut nadiku sampai bom waktu pun berdentum keras memilih membungkam lara, menutup suara, tak ingin jadi perkara namun memilih beranjak saja. Hatiku tak berbanding lurus dengan logikaku. Kumemilih tuk mengangkat kaki, membuang semua memori dengan keteguhan hati semua akan mati, lagi ku keliru lagi, bertemanku dgn banyak suara, gurau kiri kanan, bernainkan alam bernuansa kebahagiaan abadi tapi semua tetap terasa maya, hampa. Namun, hatiku mengeras tetap tak ingin berdansa ria membangun hubungan yang telah ku semayamkan, karena ku tau pasti semua akan tetap sama. Sama lelahnya ku berseteru panjang dengan jarak, bernegoisasi dengan waktu, bertengjar dengan anganku dan anganmu, yang disudut perdebatan aku terpojok dengan keadaan lagi yang menyeretku kekeadaan bermaya lagi. Lama ku bersahabat dengan jarak ruang dan waktu yang tak sama, lagi dan lagi sekarang merintih jenuh, memilih mengobati hati, mencintai Tuhan yang sejati akan memberikan teman hidup sepadan sampai mati, entah dengan pelabuhan yang berbeda atau kembali ke dermaga semula. Tuhan yang mengambil alih sebagai hakim sejati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • • EUTANASIA •
  • Berjanji Untuk Sehati
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Ku Pesan Cinta Lewat Do'a (Completed)
  • Suck It and See (Complete)
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  • Regrets of Love

🚫Disclaimer‼️ pure fiksi, tolong bijak dalam membaca, apa yang ada di cerita hanya kembali di cerita tanpa melibatkan kehidupan nyata. ----------------------------------------------------------------------- Jika aku telah di pertemukan oleh takdir terbaik-Mu jadikanlah hati ini menyukai takdir itu. Tanpa mempertanyakan 'mengapa?' kepada engkau. Aku ingin tersenyum dalam deraian air mata. Mempersilahkan hatiku dan berkata kepada ruh dan jasad ku "InshaAllah ini adalah episode bahagia di hidupmu drey" Dan dalam kemungkinan tersebut sebagai seseorang yang pernah mencintai dengan hebat. Izinkan aku dicintai lebih hebat lagi yang hadir satu persatu disetiap harinya. Sepanjang putaran bumi sampai ke surga. -Audrey Natashia Djojohadikusumo Aku yakin bukan hanya aku yang tepersona akan keindahan mu yang selalu meneduhkan kalbu kala tak sengaja dua bola mata melihat segala tingkah laku mu... Sebegitu mudah dirimu membuat aku tergila-gila hingga meminta dan merayu Tuhan untuk terus menjaga raga serta rupa seorang wanita yang begitu ku damba dalam waktu yang lama. Aku yakin banyak manusia yang kagum akan pesona mu yang selalu membawa aura positif dalam hari-hari yang sukar untuk ditebak, aku juga termasuk kedalam orang-orang yang mengagumi mu dengan menahan berat jutaan rindu saat mata kita tak dapat bertemu dan hanya doa yang menjembatani kata yang tak pernah kamu dengar secara langsung ketika aku terus bercerita tentang dirimu pada Tuhan yang maha cinta. Memang aku terlihat meromantisasi semua tentang mu dengan penuh kata cinta tanpa ada duka lara sehingga dunia hanya tau bahwa kamu selalu sempurna dalam pandangan ku. -Teddy Indra Wijaya

More details
WpActionLinkContent Guidelines