Forgotten

Forgotten

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 16, 2017
Manisnya persahabatan yang dijalani oleh Natasya dan David harus renggang, karena David mempunyai perasaan terhadap seseorang yang tidak mungkin bisa ia berikan kepada Natasya. Dan untungnya ketika Natasya terpuruk gara gara David yang sudah jarang menemuinya dan tidak sedekat dulu lagi ada Rifal Mantan pacarnya yang selalu ada mensupport Natasya bersama sahabat sahabatnya. Terlupakan oleh sebuah perasaan. -Natasya Arold Hussein Melupakan karena sebuah perasaan. Yang tidak mungkin ada dalam Persahabatan. -David Muhamad Fernandez Maafkan aku yang telah membuatnya melupakan mu secepat ini. -Vanya Dirgantara Putri Memperbaiki kesalahan disaat seseorang yang sangat kamu percaya melupakanmu. -Rifal Malik Dirgantara
All Rights Reserved
#65
terlupakan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stolen Before Fallen
  • Brother (Lintang dan Linggar)
  • FRIENDzone (Completed)
  • DANDELION [SELESAI]
  • Hidden
  • DON'T GO
  • 00.00
  • Behind Your Back[√] [TERBIT]
  • Without You✓
  • Heart to you.(END)

Ayla, tanpa sengaja harus terlibat dalam hubungan yang rumit dengan Nata, seorang siswa pindahan yang seringkali terjebak dalam situasi yang kian membuatnya penasaran. Tetapi siapa sangka jika rasa penasaran yang ia miliki justru berubah menjadi rasa nyaman, seolah ia telah lupa bahwa ada hati gadis lain yang masih ia tawan. Sungguh, kali ini ia mengaku lalai dan terperdaya. Tak hanya sekali keduanya mencoba saling melepas, menarik diri, dan kembali. Tapi apa daya jika hati justru saling tertaut akibat rasa rindu yang tak terpungkiri? "We have to stop." Nata menangis. Untuk pertama kalinya, air mata itu turun untuk perempuan selain ibunya. Sebelumnya Ia bahkan tak pernah menangis ketika kekasihnya mendua. Dunia pun mungkin ikut mencaci. Tapi, siapa yang sebenarnya ingin kau maki? Tolong, jangan mudah menghakimi apa yang kau sendiri tak jelas ketahui. Bukankah akan lebih baik jika kau mencoba memahaminya dari berbagai sudut pandang sisi? 🍁

More details
WpActionLinkContent Guidelines