Highland Wishes

Highland Wishes

  • WpView
    GELESEN 176
  • WpVote
    Stimmen 9
  • WpPart
    Teile 10
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Okt. 22, 2019
Untuk Dinno, Berapa tahun belakangan aku selalu suka caramu menatap, bukan aku, melainkan dunia. Sadar akan semua yang ada adalah fana, kau bahkan menyadari bahwa cinta itu menyakitkan. Mungkin. Di samping itu, aku kagum. Mama yang selalu paham akan kewajibannya, Mama yang sadar bahwa ia adalah istri dari seorang pria kuat yang paham betul cara berpijak, dan pahlawan dari kedua anaknya yang istimewa. Dinno dan adiknya. Keluarga kalian adalah suatu kebahagiaan bagiku, bak lonceng yang dimainkan oleh beberapa anak di perkampungan tua. Menyenangkan, tapi selalu ada saatnya mereka harus berhenti memainkan lonceng itu karena beberapa manula merasa terganggu ketenangannya. Dinno, aku tak pernah berharap kau jatuh ke pelukanku, aku hanya bahagia. Bahagia dengan hanya sekedar melihat namamu atau foto samarmu yang dipotret Ersa. Aku tak pernah cemburu akan apa yang kau miliki, justru aku bahagia. Di hari itu aku mencoba meraihmu, untuk membuatmu--kita, lebih mengenal satu sama lain. Namun apa daya yang kulakukan hanya memperburuk segalanya. Aku ingat bagaimana kau turun dari mobil abu kecoklatan itu, aku ingat bagaimana kau berjalan menaiki tangga dan aku berada di atas menunggumu tiba, aku ingat bagaimana kau meletakkan sepatumu di dekat tongkat yang tersandar pada dinding, aku ingat bagaimana kau mengikat sabukmu. Namun itu bukan bagian terbaiknya, aku ingat aroma mint yang selalu menempel padamu, aku ingat bagaimana kau meraih dan menggenggam pergelangan tanganku, menggendongku di punggungmu, dan bahkan membantingku ke matras kelabu yang sedikit berdebu itu. Kau tahu, aku selalu menyukainya. Semua orang tahu, aku selalu menyukai bagaimana seseorang menyakitiku. Dinno, aku ragu jika orang mengatakan aku mencintaimu. Aku tak merasa begitu. Aku hanya bahagia melihatmu, berada di dekatmu, bersamamu. Walau sekarang itu semua hanya ada di setiap lamunanku. Dinno, aku berharap Tuhan mengizinkan kita untuk bertemu lagi. -Rae
Alle Rechte vorbehalten
#110
schoolromance
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • Destiny [COMPLETED]
  • KAYLA : I DESERVE TO BE LOVED
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • TAMARA
  • DENTING  [Revisi]
  • My cool badboy [LENGKAP]
  • 3 Dimensi
  • ARKASYA
  • Arsyilazka

Fyi: Cerita ini aku buat sebelum tau EYD yang baik dan benar. Jadi masalah revisi... nanti ya tunggu jiwa-jiwa males ini keluar dari badan. [CERITA SUDAH SELESAI] Takdir beberapa kali mempertemukanku pada laki-laki yang membuatku langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Arzan adalah cinta pandangan pertamaku, dia sahabatku dengan segala ketidakpekaanya. Berkali-kali ia tak sengaja menyakiti perasaanku dengan mengencani gadis yang sangat cantik, ya, itu adalah sahabat perempuanku, Della. Diriku seakan parasit dalam hubungan mereka, menyimpan perasaan suka rapat-rapat, tidak mau salah satu akan terluka. Biarlah hati ini terluka sendiri dan terbawa angin biar lenyap secara senyap. Memiliki keluarga yang hancur. Tanpa diduga, seseorang menggantikan posisi Arzan dengan segala tingkah lakunya yang kaku namun terlihat manis dimataku. Sampai akhirnya takdir berkata lain tentang aku, kamu, dan tentang kita. ------- Komentar orang mengenai cerita ini: "Jangan buat baper gue dong thor." "Gue baper thor baper sebaper-bapernya orang baper karena baca cerita lo... " "Arzan kadang kocak, kadang nyebelin kayak authornya yang nyebelin karena lama updatenya."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien