53 bab Bersambung 𝘼𝙡𝙞𝙣𝙖 𝙦𝙪𝙚𝙚𝙣𝙯𝙖 𝘿𝙚𝙬𝙖𝙩𝙖 hidup dengan satu aturan:
jangan percaya siapa pun sepenuhnya.
Ia dikenal keras, berani, dan tak pernah takut melawan.
Di balik jaket Black Rose dan tatapan menantang, ada hati yang terbiasa menahan luka sendirian.
𝙈𝙖𝙧𝙫𝙞𝙣 𝙅𝙤𝙫𝙖𝙣𝙠𝙖 𝘼𝙡𝙙𝙚𝙗𝙖𝙧𝙖𝙣 adalah kebalikannya.
Tenang. Dingin. Terlihat tak peduli.
Namun sekali ia memutuskan untuk peduli, ia tak pernah setengah-setengah.
Pertemuan mereka bukan takdir manis.
Ia adalah benturan.
Tatapan dingin yang berubah jadi perang emosi.
Sampai sebuah tuduhan menjatuhkan segalanya.
Sampai satu bentakan membuat Queen pergi tanpa menoleh.
Enam tahun berlalu.
Cinta tak benar-benar mati-hanya terkubur dalam diam dan penyesalan.
Ini kisah tentang kehilangan yang terlambat disadari.
Tentang cinta yang diuji oleh ego dan jarak.
Dan tentang satu pertanyaan yang tak pernah berhenti menghantui:
Jika seseorang pergi tanpa jejak...
apakah dia ingin dilupakan,
atau sedang menunggu untuk dicari?