Grey
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 17, 2018
Ini tentang Jihan yang sekarang kelas XII. Ini tentang Jihan yang hidupnya terasa abu-abu. Ini tentang Jihan sama keluarganya yang 'katanya' harmonis. Ini tentang masa putih abu-abu Jihan yang 'katanya' gak bakal bisa dilupain. Ini juga tentang Jihan yang berhadapan dengan dua cowok. Tentang Elang yang akan terbang ke arahnya. Atau Tirta yang mengalir ke padanya. Atau bahkan tentang keduanya yang tidak menuju pada Jihan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ranjau Waktu
  • istri kedua tuan wang. (yizhan)
  • I am sorry dear
  • Asmaraloka
  • All About You [END]
  • terjebak (yizhan)
  • NAUGHTY MOMMY [END] √
  • Filosofi Kaktus [Selesai]
  • Putih Abu-abu Jasmine

Banyak yang bilang, masa putih-abu adalah saat yang tepat untuk cinta bersemu. Dua hati bertemu, bunga-bunga pun bermekaran. Serasa dunia milik berdua, yang lain buang saja ke lautan. Cinta, satu kata penuh makna. Berjuta tafsiran di sandingkan padanya. Arfan dengan game? Ya, itu cinta. Toro dengan konspirasi alien? Ya, itu cinta. Pak Galuh dengan tengkorak manusia purba? Ya, itu cinta. Pak Rama dengan ulangan matematika dadakan? Jangan percaya. Kalau yang ini bukan cinta namanya. Si Bapak saja yang terlalu senang membuat muridnya menderita. Apapun pendapat kalian soal cinta, itu hak kalian untuk percaya. Merupakan hak-ku pula untuk memilih apa yang mau ku yakini. bagiku, cinta itu omong kosong, penderitaan, bajingan, menjijikkan, ku biarkan kata-kata itu tertanam dalam kepercayaan; di biarkan menggebu, bersatu dengan emosi yang semakin berkobar bersamaan dengan panasnya telinga saat mendengar kikikan Ibu di halaman belakang. Ahh, yang lagi kasmaran. Bertelepon dengan selingkuhannya lagi, tuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines