We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pengusik Lelapku

Pengusik Lelapku

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 15, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Rindu terkubur kalbu Merasuk menikam biluran denyut pembuluhku lagi, bergetar membara menebar lara Bergumam seakan lalang dihempas angin Tak peduli pekatnya semak belukar Berganti musim bermain sendiri Lama organ ini bersandiwara Berucap saksi dusta ttg bahagia Hingga kala senja itu datang bersama cahaya mengeringkan goresan membalut serta merawatnya Dan lagi ku sudi merobeknya lagi Paku itu tertancap seakan menertawakan kebodohan ini Endap lah, biar uapmu lepas ke alam bebas Kembali lah seperti embun yang jatuh Tanpa membasahi menyejukkan relung ini Entah untuk sedetik atau 3600 detik dikali 3600 detik kali Tidak mudah melakukan operasi kesekian kali Sungguh pernah menusukku sampai mati. 28042017
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nalalira
  • Hanya Rindu Dan Trauma
  • MY LADDY BOSS  ||  HEERINA
  • Disturbances (End)
  • Printemps
  • JUst foR YoU ❤️
  • Maaf' (Revisi)
  • ANGEL
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
Nalalira

(Complete) "Tanpa lo jelaskan, gue sudah tau bagaimana akhirnya. Gue akan selamanya jaga raga lo tanpa pernah sekalipun punya kesempatan buat jaga hati lo. Dari awal gue yang melangkah lebih jauh dari seharusnya. Jadi saat gue benar-benar melewati batas, gue yang harus tanggung risikonya." -Nala "Jangan bikin gue nyaman, karena lo nggak pernah tau kapan gue bisa tiba-tiba hilang. Gue nggak mau lo kesakitan. Gue nggak pernah mau menyia-nyiakan karena gue pernah berkali-kali kehilangan. Dan saat gue bertemu dengan lo, lo justru bikin gue semakin takut untuk kehilangan yang kesekian." -Lira "Gue orangnya kaku, kata orang sih begitu. Lebih sering seperti batu, keras, dingin dan nggak tersentuh. Tapi asal lo tau, semenjak bertemu dengan lo, gue nggak tau lagi bagaimana menjadi nggak nggak tersentuh. Karena saat lo jauhpun gue merasa lo tetap di samping gue, menyentuh bagian paling dalam dari diri gue." -Sean "Sebelum ketemu lo, mimpi gue cuma satu, jadi musisi hebat kayak kedua orang tua gue. Bisa menghasilkan duit sendiri dan belajar untuk hidup mandiri. Setelah ketemu lo, mimpi gue berubah. Dunia gue jungkir balik. Selama lo di atas bumi, gue rela melepas semua karier yang gue bangun dari belia. Pada akhirnya, lo lah mimpi gue." -Maya

More details
WpActionLinkContent Guidelines