We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Meretas

Meretas

  • WpView
    Reads 1,977
  • WpVote
    Votes 151
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 11, 2018
WpInfo
Poetry
Ya, aku dan kau yang sudah tidak akan pernah sama. Detik dimana aku bukan siapa-siapa, hingga kau kehilanganku seutuhnya. Selamanya. Kamu meretas warna merah muda hingga memar dan membiru. Kamulah yang meretas. Meretas sesuatu yang begitu tulus dan rahasia, meretas sesuatu yang erat dalam keterkaitan, meretas sebuah kepercayaan menjadi sebuah jelaga kecewa yang mendalam. ***** *Arti dari meretas adalah: me.re.tas Verba (kata kerja) (1) memutuskan benang-benang pada jahitan: meretas kelim; (2) membuka dengan pisau; (3) membedah atau membelah kulit : karena putus asa, ia meretas perutnya sendiri dengan sebilah pisau; (4) menebangi pohon untuk membuat jalan; merintis; merentas; (5) menembus dengan merusak dinding dan sebagainya Meretas, sesuatu yang tidak menyenangkan. Terdapat semburat makna Keterpaksaan pada sebuah objek. Ketidaksetujuan, keputusasaan, ke_tidak_utuh_an... Untukku Meretas itu tidak baik.
All Rights Reserved
#52
katabijak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CERPEN (END)
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • RYAN : SATU DARI SERIBU WAJAH CINTA
  • Owl Secret
  • Mencintaimu Adalah Perang

Pernah gak sih kamu suka sama seseorang tapi hanya sebatas rasa dan gak pernah bisa mengungkapkannya, mungkin ajah kamu takut tapi sebenarnya juga malu jika harus berhadapan langsung sama orang yang kamu sukai jadinya kamu cuma berusaha buat nutupin perasaan kamu dan sekedar diam dan canggung atau awkward jika berhadapan sama orang yang kamu sukai alhasil kamu jadi terlihat seperti orang absurd dan aneh diharapkannya. Aku adalah puisi bersyair harapan, bersajak rindu, serta berbaiat kenangan dan masa lalu, mencoba melupa namun tak kuasa, hanya dapat menggenggam kenangan dan masa lalu dalam harapan rindu yang ingin ku ubah menjadi kenyataan. Namun aku sadar masa lalu tetaplah sebuah masa lalu, tak perlulah berharap banyak padanya jikapun nantinya dia kembali datang kisahnya jelas sudah tak sama. Lantas kenapa hati ini tak ingin berhenti berharap, padahal ia sendiri tahu bahwa masa lalu telah meninggalkannya. Dan yang meninggalkan semestinya tak untuk dikejar bukan?. Bukan kisah Romeo dan Juliet yang kisahnya apik tertulis dan juga di filmkan, bukan pula tentang Rama dan Shinta yang termasyhur. Bukan orang kaya, cuma orang biasa, bukan penulis tapi hanya seseorang yang ingin meluapkan setiap perasaan lewat bait kata-kata dan juga goresan tinta yang tertulis bersama hati dan juga perasaan. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines