Sial
  • WpView
    Reads 455
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 10, 2019
Suatu hari lelaki itu mengatakan bahwa dia belok, sebelok pisang ambon saat sudah matang. Namun, Wina suatu hari melihatnya bersama wanita. Cantik, mulus, bening, dan satu sekolah dengannya. Dari situ Wina memutuskan, Ilyas lurus selurus tiang listrik.
All Rights Reserved
#862
absurd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VALERIE
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Pendekar Gila dari Shan Tung ( Shan Tung Koay Hiap) - Asmaraman S. Kho Ping Hoo
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • RANDOM ONESHOT
  • NVL school💛💜
  • Bulol [NOMIN]✔
  • Gadis indigo ( Karya Pertama Ku)
  • Fall in love with Ghost
VALERIE

Nora : "Kepenak rak kepenak Darling, mati urip barengan selawase." (Enak nggak enak Darling, hidup mati bersama selamanya) Val : "Opo tenan mati urip karo aku..?" (Beneran hidup mati sama aku?) Nora : "Wani sumpah seksine langit bumi." (Berani sumpah, saksinya langit dan bumi) Val : "Seng pungkasan rungokno tak takoni," (Yang terakhir, dengarkan aku bertanya) Nora : "Bukti tresno aku kudu nglegani." (Bukti cinta aku harus menurutimu) Val : "Yen wes nasib awakku ndisiki mati, opo kowe yo sangguh ngancani...?" (Kalau sudah nasib aku mati duluan, apa kamu mau menemani?) Nora : "Pitakon ojo aneh-aneh, marakke bingung piye le ku mangsuli." (Tanya jangan aneh-aneh, bikin bingung gimana aku jawabnya.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines