Stray Heart

Stray Heart

  • WpView
    Lecturas 817
  • WpVote
    Votos 80
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, dic 26, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
"Kenapa lo ngelakuin itu semua? Lo enggak puas ganggu gue?" "Dia itu musuh gue. Jangan dekat-dekat sama dia!" "Gue enggak perlu tahu kalian musuh atau enggak. Yang penting, jangan sampai lo manfaatin gue untuk ngejatuhin dia. Kalau sampai kejadian, gue enggak akan pernah maafin lo." Nada pergi meninggalkan cowok itu, sambil berusaha mengontrol gejolak perasaan aneh yang bersemayam di dadanya. Kalau mengingat semua memori tentang dia dan dia, Nada jadi tak habis pikir dan tak tahu lagi harus berbuat apa. Entah kenapa semuanya mendadak sesulit ini. Jauh sebelumnya, Nada bahkan tak pernah menyangka kalau dirinya akan terjebak di antara dua orang yang saling menyimpan benci. Antara Nada, dia dan dia.
Todos los derechos reservados
#970
kekasih
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Caramel
  • NADA NADIKU
  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • DEVAN & ADARA
  • Not Like The Movies
  • Karena Takdir [Tamat]
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido