Memeram Rindu, Merawat Luka

Memeram Rindu, Merawat Luka

  • WpView
    LETTURE 233
  • WpVote
    Voti 19
  • WpPart
    Parti 16
WpMetadataReadCompleta mer, lug 26, 2017
WpInfo
Poesia
Ini bukan lah perjalanan pertama atau pun perjalanan terakhir, Bukan juga perjalanan biasa. Sebab memulai nya saja dengan hati yang patah, Ini tentang kepala yang terus memaki agar kakimu mau beranjak di tempat terakhir dia mengucapkan kata perpisahan, Dan hatimu yang terlalu bebal memintamu terus bertahan. Entah dari tahun ke tahun. Kau selalu mengumpulkan kenangan tentang nya, lalu kau simpan dalam satu kotak, dan berjanji tidak akan membuka nya lagi. Pada hari lain kau membuka nya, rindu kata mu yang mendorongmu melakukan nya. Dan rindu yang tak pernah sampai kepada nya melukaimu. Sekali lagi. Dari setumpuk sakit yang kau rasakan. Jika saja bisa, aku hanya ingin meninggal kan nya dan mengganti dengan hal hal bahagia, Namun kamu teringat, Pada akhir nya luka luka ini lah yang membuatmu dewasadan lebih kuat. Meski kau paham seberapa banyak perpisahan, kita selalu tergagap di hadapan nya.. Kau tinggal kan harap pada nya, untuk satu itu aku tidak yakin kamu mampu meninggal kan nya.. Kau perlu berkemas !
(CC) Attribuzione - Condividi allo stesso modo
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • What You Know? (Tamat)
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • DENTING  [Revisi]
  • Antara Aksara dan Kata
  • always-khb
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D

Kamu selalu punya kejutan. Kamu buat aku bergantung padamu. Kamu tau hal-hal yang bisa buat aku bahagia, tapi gak pernah tau apa yang buat aku sesakit ini? Apa kamu tau? Rasa ini masih ada dibalik luka yang kamu torehkan. Aldo, jangan tutupi rasa sakit dengan kebahagiaan. Karna justru cinta akan tertutup oleh rasa benci. *Vivio Nafira Maliqy Ningsih. Jangan buat aku bingung. Aku sudah mencoba membuat kamu bahagia agar ketika kamu tahu kebohongan ku, kau tidak akan sesakit itu. Aku benar-benar mencintaimu, vivio. Aku tidak bohong soal ini. Apa kamu tau? Aku berbohong demi dirimu. Cintaku tak ingin membuatmu benci. *Aldo Maxime Davidson ❤happy reading❤ Np:16+ !!!!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti