Lights On

Lights On

  • WpView
    Reads 366
  • WpVote
    Votes 104
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 20, 2017
"Lo nggak mau keluar? Atau mau gantiin pakaian gue lagi?" kata perempuan itu dengan seringai liciknya. Rifky diam. Tak bisa dipungkiri ia mulai menyukai tatapan tajam dan seringai licik perempuan itu. Ia benar-benar berhasil membuat Rifky tertarik padanya. "Kalau lo nggak keberatan" "Nope" Perlahan Rifky mendekati perempuan itu, kakinya berjalan menuju meja namun matanya terfokus pada wajah perempuan itu. Setelah dirasa cukup dekat tiba-tiba saja Rifky mengubah arah tubuhnya. Dari menghadap meja menjadi menghadap perempuan itu, tubuhnya membungkuk. "Gue bukan laki-laki brengsek yang dengan gampangnya nurutin kemauan lo itu walau jujur, gue sedikit tertarik" bisik Rifky tepat ditelingan kanan sang perempuan. Perempuan itu terkejut, namun cepat-cepat ia mengubah ekspresi. "Really? I don't think so. Gue masih inget beberapa jam lalu seorang lelaki minta maaf ke gue karena nggak izin ganti baju gue" Perempuan itu tersenyum puas melihat Rifky yang bungkam dan terdiam membeku.
All Rights Reserved
#8
niceguy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Alkenio
  • ONLY YOU
  • LALA
  • Turning Up
  • Rara❤
  • Be Yours
  • Chance Of Love | 2 ✔
  • (BL) Baby You Don't Know ME [Narusasu]
  • ||Perjodohan||✓

ON GOING! TRANSMIGRASI BOY ••• Sinopsis "Fading Bloom" Cassandra Elvira Pratami terpaksa kembali ke Indonesia setelah mendengar kabar kematian tragis adik perempuannya, Alessandra. Dipicu rasa duka dan amarah, Cassandra menyusup ke sekolah adiknya, menyamar sebagai murid baru demi menemukan dalang di balik perundungan yang membuat adiknya bunuh diri. Namun, di balik senyuman teman-teman barunya, tersimpan rahasia kelam. Satu per satu, Cassandra membuka tabir kebohongan yang disembunyikan di balik dinding sekolah elite itu. Dalam pencarian jawabannya, Cassandra mendapati dirinya terjebak di antara permainan kekuasaan, persahabatan palsu, dan bahaya yang lebih besar dari yang ia bayangkan. Waktu terus berjalan, dan Cassandra harus bertindak cepat sebelum kebenaran yang ia cari turut memudar seperti bunga yang layu. ________________________ "Keren." Seutas senyum tipis mengembang tanpa di sadari Reynard. Tidak menyangka jika gadis cerewet itu bisa membuat cerita semenarik ini, bahkan dari sinopsisnya saja sudah mampu menarik rasa penasaran seorang Reynard. Tanpa berlama-lama, Reynard mulai membaca dari halaman pertama. 5 menit. 15 menit. 35 menit. Sampai 2 jam 40 menit, dia baru selesai membaca hampir 200 lembar. Ini sudah jam 2 pagi, matanya juga sudah lelah namun dia belum selesai membaca novel itu, masih ada 10 lembar lagi agar habis sempurna.Sejenak Reynard menutup mata, wajar saja jika matanya terasa panas dan perih. Dia membaca novel hingga lupa waktu. Reynard menghembuskan nafas panjang, suasana sepi rumahnya benar-benar menghipnotis mata Reynard. Terbukti saat ini dia enggan membuka mata untuk beralih ke kamar. Dia sudah terlalu malas bangun dari posisinya sekarang. Semakin lama, Reynard semakin ingin memasuki alam mimpi, namun tiba-tiba. "Ka!" Reynard mendengar suara gadis, namun seperti memanggilnya? ______ BUKAN LAPAK GAY ATAUPUN BROTHERSHIP! KARAKTER SAYA MASIH NORMAL🙏🏼 bisa bantu masukan cerita ini pada Reading list

More details
WpActionLinkContent Guidelines