Friendzone

Friendzone

  • WpView
    Reads 337
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 17, 2017
Benar kata kebanyakan orang, seorang cewek dan seorang cowok tidak akan bisa hanya menjadi sahabat. Salah seorang dari mereka pasti akan jatuh cinta atau malah keduanya. Friendzone. Hahahaha, mainstream banget. Tapi percaya nggak percaya, saat lo terjebak di dalamnya perasaan sakit itu akan lebih menyakitkan. Lo selalu ada di dekat dia, tapi lo nggak ada bisa memilikinya. Lo bisa bersama dia tapi hati lo nggak bisa selalu bersama. Kalau bisa milih, gue lebih baik pilih yang pasti. Bahkan gue lebih pilih nggak kenal lo sama sekali daripada harus memendam rasa atau merasakan sakitnya mencintai sahabatnya sendiri. Egois memang, tapi gue yakin lo nggak akan tau gimana rasa sakit yang gue rasain. Sakit? Sakit banget! Mencintai seseorang yang bahkan Cuma menganggap lo sahabatnya, nggak lebih. Marah? Iya! Tapi gue bisa apa? Bahkan untuk marah pun gue nggak punya hak itu. Gue Cuma sahabat lo, sahabat yang selalu ada buat lo di saat apapun. Mulut bisa mengatakan tidak tapi hati belum tentu. Mulut bisa aja bohong, tapi hati nggak pernah bohong. Gue tau ini salah, nggak seharusnya rasa ini tumbuh di antara kita. Gue salah udah berharap lebih. Sekali dua kali mungkin gue bisa menghelak, tapi lama kelamaan hati gue mulai rapuh. Tapi gue sadar, mengalah untuk kebahagiaan orang yang gue sayang jauh lebih baik. Gue rela mengorbankan perasaan yang teramat dalam untuk seseorang yang gue sayang. Meskipun pada akhirnya gue yang harus menahan perih ini sendiri.
All Rights Reserved
#423
novelfiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UNFRIEND
  • Friend's Zone's
  • Ar.
  • Back To You
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Dua Sisi (TAMAT)
  • Cinta Hingga Akhir
  • 𝙶𝚛𝚒𝚣𝚎𝚕𝚕𝚎  [ℍ𝕀𝔸𝕋𝕌𝕊]
  • The Game
  • "Friendzone"
UNFRIEND

Gue punya kekurangan dalam diri gue, karena itu gue sering di bully. Sampai pada suatu saat teman gue bilang, "Kalau Lo enggak punya kekurangan gue mau berteman sama lo!" Gila! Emosi nggak sih, temen sendiri ngomong kayak gitu! Apakah pertemanan harus di lihat dari fisik, materi dan kemampuan...? Sampai saat ini gue berfikir teman yang bicara seperti itu nggak punya hati. Gue nggak perlu temen yang seperti dia. Masih banyak banget orang yang membully, merasa dia punya segalanya! Mereka nggak sadar ucapan yang menyakitkan bisa membunuh seseorang. Dan hal yang gue takutin terjadi. Jangan lupa follow, vote, dan comment yahh ♥️♥️ Karena sangat berarti banget buat aku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines