Dream and Rain

Dream and Rain

  • WpView
    Reads 637
  • WpVote
    Votes 104
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 26, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana jika seorang gadis memiliki 2 pribadian ganda yang sifatnya jauh berbeda dengan sifat lainnya. Gadis yang awalnya bersifat ceria, kalem, murah senyum, dan feminim akan berubah dengan cepat saat kepribadian yang lainnya menguasai tubuhnya ia akan berubah menjadi murung, tidak pernah peduli dengan orang sekitarnya, dan tomboy. Veyninka Arysta Sadewa, gadis blesteran Inggris-Indo yang memiliki kulit putih bak susu, wajah yang cantik nan manis, hidung yang mancung, dan senyum yang menawan berubah dengan seketika sejak beberapa tahun yang lalu saat sebuah insiden kecelakaan mobil yang membuat dirinya harus memiliki 2 kepribadian, dan trauma yang mendalam. Vey selalu bersabar dan terus bersabar atas penyakitnya tersebut, namun tuhan sudah membuat jalan takdir Vey dengan skenario yang tak pernah Vey inginkan. Ia tak tahu harus berbuat apa, ia hanya ingin kehidupannya berjalan dengan sempurna dengan keluarganya namun lagi-lagi tuhan berkata lain. Ia hanya meratapi nasib dirinya yang selalu ditimpa cobaan yang bertubi-tubi, sampai akhirnya ia merasa lelah dengan skenario tuhan dan melepaskan semuanya. Note: seminggu sekali up, kalo nanya harinya hari apa jawabannya adalah sesuai dengan mood author.
All Rights Reserved
#6
vey
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Trust
  • AKSELIO (TERSEDIA DI KARYAKARSA)
  • LEADER MAFIA GIRL [END]
  • Gone(✔)🔚
  • Tameng
  • GREENSTA [END]
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • EVIDEN (Republish)
Trust

Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines