Love and War

Love and War

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 7, 2020
Kependudukan Jepang di Indonesia membuat hidup masyarakat semakin terpuruk dengan adanya romusha. Awalnya romusha hanya dilakukan di kota-kota besar yang letaknya strategis. Namun, semakin banyak pasukan Jepang yang datang, mereka mulai masukq ke desa-desa terpencil. Akhirnya seorang pemuda mendirikan organisasi remaja yang melakukan penolakan terhadap romusha. Pemuda yang menjabat sebagai Letnan ini tiba-tiba jatuh hati ketika bertemu dengan gadis cantik yang ternyata putri Jendral Jepang yang menduduki wilayahnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • {END}Gadis Berkerudung dari Teras Timur
  • Jenderal Nishimura
  • Kei...(completed- Sudah Terbit)
  • Pengantin Kedua (Tamat)
  • Cinta Di Jogja [Terbit]
  • Bayang-Bayang Merdeka
  • GEGER PECINAN, 1740 [End]

Sinopsis > 1925, Hindia Belanda. Di sebuah desa kecil di Jawa Timur, hidup seorang gadis bernama Aisyah Rahmi, anak seorang guru sekolah rakyat. Ia dikenal sebagai gadis berkerudung yang cerdas, sopan, dan punya pandangan tajam tentang kehidupan. Aisyah mencintai ilmu, mencintai tanah air, dan mencintai kehormatan yang ia peluk erat sebagai Muslimah. Ketika pemerintah kolonial mengirim seorang peneliti muda asal Belanda bernama Daan Vermeer ke desanya untuk mempelajari budaya Jawa dan agama Islam, Aisyah diminta menjadi penerjemah sekaligus pembimbing lokalnya. Daan datang dengan mata terbuka dan hati kosong. Tapi Aisyah datang dengan hati penuh keyakinan dan luka sejarah. Mereka berbeda dalam bahasa, agama, dan cara pandang. Tapi perlahan, rasa ingin tahu Daan berubah menjadi kekaguman... lalu menjadi sesuatu yang tak seharusnya tumbuh. Di tengah pergolakan tanah air, desakan pernikahan dari keluarganya, dan tekanan masyarakat yang tak ramah pada perempuan berpikir, Aisyah harus memilih: menjadi istri yang diatur orang, atau perempuan yang menulis takdirnya sendiri. Dan di antara semua itu, cinta dari seorang asing datang tanpa diundang... dan mungkin, juga tak bisa diterima. --- 𝑲𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 π’•π’†π’“π’Œπ’‚π’…π’‚π’π’ˆ, π’šπ’‚π’π’ˆ π’‘π’‚π’π’Šπ’π’ˆ π’”π’–π’π’Šπ’• π’ƒπ’–π’Œπ’‚π’ π’Žπ’†π’π’„π’Šπ’π’•π’‚π’Š π’π’“π’‚π’π’ˆ π’šπ’‚π’π’ˆ 𝒃𝒆𝒓𝒃𝒆𝒅𝒂... π’•π’‚π’‘π’Š π’Žπ’†π’π’„π’Šπ’π’•π’‚π’Š 𝒕𝒂𝒏𝒑𝒂 π’Œπ’†π’‰π’Šπ’π’‚π’π’ˆπ’‚π’ π’…π’Šπ’“π’Š π’”π’†π’π’…π’Šπ’“π’Š. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines