Cinta: Sebuah Prognosis dan Resusitasi

Cinta: Sebuah Prognosis dan Resusitasi

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 19, 20171h 0m
Mencintai seseorang tidak memerlukan syarat. Cinta kadangkala hadir begitu sahaja tanpa diduga akal. Namun begitu, mencintai seseorang tidak memberi syarat bahawa cinta itu harus memiliki. Kadangkala, cinta hadir untuk mengajarkan sesuatu. Cinta kadangkala bisa diramal prognosisnya, dan jika perlu, diberikan nyawa kembali agar terus hidup biarpun tidak berakhir seperti apa yang diidamkan. Antara Ratna dan Luqman, apakah prognosis cinta mereka? Apakah bisa diresusitasi ataupun dibiar mati?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kick and Dash!
  • Selagi Bernama Kita
  • KISAH TENTANG PERJALANAN HIDUP
  • TAUBAT (Gay's Story)
  • KAMU KU
  • Jangan Ingkari Janji
  • My Love in Air
  •  Sweet Home

Sonia ingin menjadi pemain sepakbola setelah menyaksikan kemenangan timnas menjadi juara Asia. Dikejarnya impian untuk menyamai bahkan melampaui pencapaian tersebut. Namun, tidak semua keinginan mudah dicapai. Hilangnya peluang untuk menjadi calon pemain profesional tak mengurangi semangatnya. Di SMP Melati, dia bertekad untuk memperbaiki reputasi tim sepakbola putri di sana sekaligus mengantarkan mereka ke kejuaraan nasional! Tapi sekarang, bisakah ia melakukannya dengan tim yang jauh dari harapannya? Tribute for IffandiShadowbender.

More details
WpActionLinkContent Guidelines