PREGGO

PREGGO

  • WpView
    Reads 82,000
  • WpVote
    Votes 6,751
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 9, 2020
Acara makan malam romantis yang direncanakan oleh Alicia harus berakhir tangis, karena dia mendapati tunangannya tengah melamar gadis lain. Hatinya sangat hancur melihat kejadian memilukan itu, dengan sisa kekuatannya dia berlari ke arah toilet. Menangis sangat kencang, menumpahkan semua sakit yang di deritanya. Setelah merasa lebih baik, dia keluar dan dikejutkan dengan para pria yang menatapnya dengan pandangan aneh. Oh tidak! Jangan bilang jika dia salah masuk ke toilet pria?! astaga Alicia kapan kau akan berubah menjadi gadis pintar. Lihat kebodohanmu ini! dengan terburu-buru Alicia berlari ke arah pintu keluar. Namun Dewi keberuntungan sepertinya sedang sangat membenci dirinya. Terbukti dia justru malah menabrak seorang pria dan menyebabkan mereka berdua jatuh. Alicia berada di atas badan sang pria, dan terdengar suara terkikik di sekitarnya. "Mama.. selamatkan aku.. " runtuk Alicia di dalam hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Little Wife [END/COMPLETE]
  • Not Like The Movies
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Mendadak Menikah (SELESAI)
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Wild Guy [completed]✓
  • Mr. Crazy [ END ]
  • FAT(E) LOVE

High Rank #5 in comedy [26/06/20] #1 in comedy [13/07/20] #2 in comedy [20/07/20] [29/07/20] #3 in comedi [28/07/20] #1 in wife [20/07/20] #10 in romance [06/12/20] #5 in romance [06/12/20] "Om Bram, Shiryl Hamil." Empat kata yang dengan ringan dilontarkan oleh seorang gadis dalam balutan seragam SMA itu membuat Bram reflek tersedak. Bramantyo, duda beranak satu itu memandang putri sahabatnya dengan mata melotot, seolah kedua mata itu akan keluar dari tempatnya. "Kamu nggak minum obat yang waktu itu om kasih?" tanya Bram dengan nada rendah, takut-takut kalau ada yang mendengarnya. Shiryl, gadis yang nampak asyik menikmati ice cream nya ity terkekeh tanpa dosa. "Waktu itu Shiryl minum kok om, tapi abis itu Shiryl muntah, soalnya biasanya Shiryl minum obatnya digerus pake sendok dulu." Bram menepuk jidatnya frustasi. Ya Tuhan, gadis di depannya ini bahkan belum genap berusia tujuhbelas tahun, sedang dirinya sendiri sudah kepala tiga. Apa Jadinya kalau mereka menikah? "Kita ketemu Papah kamu sore ini, setelah jemput Adel les piano." "Kita NIKAH" SHIRYL ATMAJA OMARA (16 thn) BRAMANTYO DEVIR (33 thn)

More details
WpActionLinkContent Guidelines