[Bukan] Semenjana

[Bukan] Semenjana

  • WpView
    Reads 280
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 1, 2017
Aku ini anak biasa, hidup di keluarga yang biasa, dan memiliki pergaulan yang biasa. Ya, semua yang ada di hidupku rasanya semenjana. Terlalu biasa saja. Lalu semua terasa berbeda, ketika aku masuk SMA. Tidak ada lagi hari-hari yang terlalui dengan sederhana. Semuanya menjadi bukan semenjana. Pada suatu titik, rasanya semua ini begitu menyiksa. Sampai inginku semua ini jadi seperti semula. Biar saja semenjana, asal tidak ada yang namanya luka. Lalu aku sadar, itu tak akan bisa. :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::: "Jangan merasa semenjana. Diri lo nggak sebiasa aja itu. Buktinya, selera hati gue yang berkelas ini menjatuhkan pilihannya ke lo." "Lo itu isitimewa, percaya sama gue. Kalau nggak ada orang yang menganggap lo demikian, biar gue yang menjadikan lo segalanya di hati gue." cover by @nebulawnbe [Bukan] Semenjana © 2017 by Svastamita on wattpad
All Rights Reserved
#78
jurnalis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • KIARA [End]
  • Love In Silence (Complete)
  • Aku Takut Dicintai
  • Rintik Hujan
  • RAQUEENZA
  • AILY DAILY
  • FRIENDzone (Completed)
  • Lovakarta
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines