10 detik Menanti SUNSET

10 detik Menanti SUNSET

  • WpView
    Reads 303
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 6, 2017
Gue berharap jika semua ini bukan mimpi.Berharap nyata dengan adanya lo yang selalu ngehibur gue.Dari awal sikap lo yang dingin,cuek,yang selalu bikin gue risi akan sikap lo yang rese itu.Tapi sekarang entah apa yang buat lo berubah sikap lo ke gue yang hangat,humoris,dan jail.Hanya dengan waktu sesingkat itu. Ayra Sira Frilliyuan -- Awal gue ketemu sama lo emang gak enak karena insiden itu,yang bikin lo sampe gak suka sama gue.Gue suka sikap lo yang cerewet.Gue suka ketika gue buat lo marah,ngeliat pipi lo yang memerah karena nahan marah gue suka liat itu,apalagi bibir lo itu yang manyun,yang bikin gue kepancing buat.........Ahkkk jadi kemana mana kan pikiran gue.Tapi entah kenapa gue jadi suka sama lo.Yah walaupun gue harus saingan sama cowok cowok di sekolah buat dapetin lo. Devan Addelardo ---- >Kalau mau baca jangan lupa follow ya! Huhuy cerita pertama Author nih.Penasaran gak?Penasaran gak?Yahhkk engga yak.Jadi sedih Author.Hiks😢 Tapi kalau buat yang penasaran tinggal baca aja.Oke Bye
All Rights Reserved
#1
mauulanawisnu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Quiet Girl VS Insensitive Boy[END]
  • Janji Sepasang Bintang (SELESAI)
  • Rannia√
  • About You And Me
  • BE A RAINBOW
  • DEAN (DETATA)
  • DRABIA [END]
  • Persona
  • Alena

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

More details
WpActionLinkContent Guidelines