KEPUNEN

KEPUNEN

  • WpView
    LECTURAS 128
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ene 4, 2018
Sampai saat ini, masyarakat Bangka masih memiliki pantangan untuk tidak menyebutkan atau berkata menginginkan suatu makanan sebelum bepergian. Ada juga yang mempercayai bahwa pantang berkata" Nasi goreng pukang ayam" di sungai yang terdapat buayanya. Mungkin akan banyak yang mengatakan jika ini adalah takhyul, Sebenarnya hal ini tidak mutlak untuk di katakan sebuah keharusan kepada siapapun untuk mempercayainya. Hanya saja memang hal ini banyak terjadi dalam kehidupan masyarakat Bangka sehari-hari. Dan kebanyakan dari mereka akan percaya dan menganggap hal tersebut adalah suatu pantangan yang tidak boleh diabaikan.
Todos los derechos reservados
#105
bangka
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Secret Love Maze
  • Lovely Taste
  • 𝐊𝐮𝐫𝐮 𝐊𝐮𝐥𝐯𝐚𝐝𝐡𝐮
  • Taste Me (Banginho) - ongoing
  • Us! [NAMTANFILM] Gxg 18+
  • 𝕰𝖓𝖎𝖌𝖒𝖆  [𝚃𝚊𝚖𝚊𝚝]
  • Losers [Han Jisung]✔
  • Jaka Banyu
  • TELUR CEPLOK 🍳(JackFei) Ekstra fiksi MAMA KELINCI🐇S2✔️

Rumah di ujung desa ini sudah terabaikan. Lebih tua daripada tukang kebun yang memangkas tanaman liar di halaman dan taman yang ada disana. Pintunya sudah tak berupa pintu yang seharusnya. Tanaman rambat telah mengambil alih tugas si pintu untuk menjaga agar tidak ada orang yang sembarangan menginjakkan kakinya ke dalam rumah itu tanpa permisi. Gerbang yang semula berdiri kokoh dan besinya berwarna hitam garang, telah sepuh dan tak mampu menghalau anak - anak nakal yang sering kali datang untuk membuat rumah itu bertambah buruk. Kaca - kaca yang masih terpasang di jendela yang tingginya 5 meter biasanya jadi sasaran mereka jika bukan patung - patung di depan atau di samping rumah. Si tukang kebun tak bisa berbuat banyak mengenai hal ini. Usianya yang sudah memasuki masa penantian menuju akhirat itu tak bisa ia ajak untuk menghalau kenakalan anak - anak itu. Yang bisa ia lakukan hanya menghalau sebisanya dengan tongkat atau sapu yang biasa ia pegang. Lama - kelamaan gangguan - gangguan dari anak - anak nakal desa mulai berkurang seiring dengan persiapan memasuki tahun ajaran baru yang akan berlangsung sekitar dua minggu lagi. Setiap warga desa selalu membual tentang keangkeran rumah itu yang tersebar melalui atmosfer desas desus yang tersebar dari cerobong asap rumah tua itu. Mereka bilang rumah itu ada penampakan wanita memakai gaun pesta hitam, yang diasumsikan sebagai penampakan pemilik rumah yang bunuh diri saat ia menggunakan gaun pesta itu. Ada juga yang mengatakan jika mereka mendengar ada yang memainkan musik untuk berdansa di dalam rumah itu padahal di dalam rumah itu tidak ada siapa pun. Namun, bukan rumah dan tukang kebun yang akan ku ceritakan disini. Yang akan mengisi lembar cerita ini adalah pemilik rumah itu juga tentang kisah cintanya yang berakhir dengan tragis. Gerbang semu yang membuat penasaran semua orang tentang rumah ini akan ku buka perlahan agar kalian dapat melihat ke dalamnya dan memjawab rasa penasaran kalian mengenai tempat ini.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido