Today and Yesterday

Today and Yesterday

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 6, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Aan. Begitulah orang-orang memanggil aku, Tara Anggella. Keseharianku sangat indah sampai sebuah kecelakaan terjadi. Kecelakaan yang kualami saat berumur enam tahun itu telah merengut nyawa ayah, ibu dan kakak pertamaku. Aku berusaha terlepas dari beban itu. Namun kakakku, Rifky, tidak dapat melupakannya...
All Rights Reserved
#402
kakakadik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • Alisa's Story
  • DIA ADALAH NAJA
  • Jadi Baby?! [Lengkap]
  • Discarded Miracle~~
  • BAD
  • Hate Me Past, Not Now
  • 2 Tom And Jerry (END)
  • SKY TRAPPED [END]

⚠️ DILARANG MENYALIN CERITAKU❗️ - Aku tumbuh dalam dunia yang sejak awal terasa pincang-tanpa sosok ayah, tanpa genggaman tangan yang menuntunku melewati masa kecil yang seharusnya hangat. Yang ada hanya keheningan, pertanyaan-pertanyaan yang tak pernah mendapat jawaban, dan ruang kosong yang tak bisa diisi oleh siapa pun. Hidup mengajarkanku untuk menjadi kuat bahkan sebelum aku tahu arti kekuatan itu. Aku melihat ibuku berjuang sendirian, matanya menyimpan luka yang tak ia ceritakan, sementara aku belajar memahami kesedihan dalam diam. Aku tumbuh dengan beban yang tak seharusnya kupikul, memendam semua yang sakit, dan melangkah dengan luka yang tak terlihat. Ini bukan sekadar kisah tentang kehilangan, tapi tentang bagaimana aku bertahan. Tentang bagaimana aku menemukan caraku sendiri untuk berdiri di dunia yang terasa asing dan kejam. Tentang bagaimana ruang kosong dalam diriku perlahan berubah-bukan menjadi penuh, tapi menjadi bagian dari siapa diriku sekarang. "Sepotong Kekosongan" adalah kisah perjalanan seorang anak yang kehilangan sosok yang seharusnya ada, bertahan di tengah kesepian, dan menemukan kekuatannya sendiri di antara luka-luka yang tertinggal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines