Morpheus

Morpheus

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 3, 2017
WpInfo
Non-Fiction
Hidup dalam keterbatasan --terbatas untuk mendapatkan hidup yang layak, mengenyam pendidikan tentang dunia luar, bahkan terbatas untuk bermimpi, tidak membuat bocah lelaki bernama Morpheus menyerah untuk mendapatkan kebebasannya. ___ Maaf sinopsisnya pendek karena jujur penulis lagi kehabisan kata-kata saat nulis ini. Dan karena cerita ini masih on going, pantengin terus yaa sambil iseng-iseng kasih vote hehe. Thank you! ©Scalatica
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Catatan Lintasan Pluto
  • Kemana Arah Pulang?
  • Cinta Berbalut Puisi
  • 5 Kisah [ END ]
  • [END] When the Stars are Tired
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • RadenRatih
  • Our Emergency Calls

Sebuah lintasan sunyi. Sebuah perjalanan menjauh untuk akhirnya mengerti arah pulang. Dara Puspita hidup di luar sorotan. Jauh dari pusat perhatian. Seperti Pluto, ia sunyi, terasing, dan sering disalahpahami. Namun, di balik kesunyian itu, ia memiliki lintasan sendiri-dan tanpa diduga, lintasannya mulai bertabrakan dengan orang-orang yang tak ia rencanakan. Dari SMA yang penuh aturan, kuliah yang membuka dunia baru, hingga dewasa yang mempertemukan Dara dengan dirinya sendiri-proses ini tak mudah. Banyak yang datang, tanpa permintaan, tanpa perhitungan. Dan Dara belajar, sedikit demi sedikit, dari mereka yang membawanya melihat dunia dengan cara yang tak pernah ia bayangkan. Mereka datang dengan cara mereka-beberapa terang, beberapa redup. Tapi setiap jejak yang ditinggalkan, tak ada yang sia-sia. Ada yang mengajaknya untuk melihat, ada yang mengajaknya untuk merasa, dan ada yang mengajaknya untuk kembali pulang-dengan cara yang sunyi. Ini tentang Dara. Tentang perjalanan Dara untuk akhirnya berbicara, mencintai, dan menetap-di dunia yang dulu hanya ia amati dari jauh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines