FIGURAN
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 10, 2018
Obrolan ini muncul saat aku dan Ayla sedang membicarakan tentang film seputar kisah percintaan anak SMA. "Padahal kita kan juga sama-sama anak SMA tapi kok hidup kita gak seseru itu ya?" tanyaku. "Kita cuman figurannya kali" Kalimat itu membuatku sadar dan langsung mengiyakan. Film itu memang hanya bercerita tentang lika-liku kehidupan tokoh utama, bahkan bukan hanya di film. Di sinetron, novel, wattpad, ftv ya yang dibahas hanya soal tokoh utama protagonis maupun antagonis sedangkan tokoh lain hanya sebagai pelengkap. Sesekali muncul hanya untuk lewat dan kehidupannya sama sekali tidak dibahas. Ya memang itu gunanya figuran. Padahal banyak manusia berkata "Kalau hidup itu seperti film" Iya, memang benar hidup itu seperi film. Tetapi kita punya kisah sendiri-sendiri dengan judul yang berbeda, sesekali kita memang mampir kedalam 'film lain' sebagai figuran. Ya begitu
All Rights Reserved
#87
oldfriends
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Protagonist? Ewh [Completed]
  • Ceritaku Di Putih Biru
  • My Class
  • Jadi Antagonis Twins (On Going)
  • Zhevara: Lil' sister of The Male Antagonist (End)
  • Dream and offering
  • Transmigrasi Seline (END)
  • Shadows of the Main Story
  • my little boo
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]

Kalian dijuluki preman sekolah? Ya, kita sama haha. Murid perempuan SMA sepertiku ini kerap ditakuti oleh warga sekolah. Ntahlah, katanya sih karena aku selalu mengeluarkan aura mendominasi, tapi aku tidak merasa begitu. Preman pada umumnya akan selalu memalak orang miskin, kan? Sedangkan aku selalu membaca cerita-cerita yang membuatku berimajinasi. Kalian juga pasti seperti itu. Saat itu aku sedang membaca salah satu cerita favoritku di tahun ini, berjudul 'We Love You, Amaya' yang menceritakan tentang seorang protagonis yang sangat disayangi oleh semua karakter pada cerita. Namun, tiba-tiba saja seseorang menusukku menggunakan pisau, tepat pada jidat mulusku. Membuatku mati di tempat kala itu. Membuka mata, aku berada di tempat yang asing. Lalu datang seorang perempuan memanggilku- "Amaya!" Tunggu, apa ini? Aku bereinkarnasi ke tubuh Amaya? Sial, padahal aku berkeinginan bereinkarnasi ke tubuh Kaylie, sang antagonis. Well, setiap ada protagonis adapula antagonis nya, kan? Begitu pula pada cerita ini. Baiklah, mari kita ubah judulnya menjadi 'We Hate You, Amaya'. ⚠️ Attention, warning : terdapat kata dan adegan tidak senonoh. Mohon untuk tidak membawa hal buruk cerita ini ke kehidupan nyata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines