Enamsatu
  • WpView
    Reads 152
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 3, 2018
(Untuk Young Adult Reader, Rating 15+ karena pengumpatan dan darah berhamburan.) Jack Motley adalah pemain poker yang selalu menang. Para pemain kawakan dari Vegas sekalipun bakal menangis nanah jika harus melawannya, tak lain karena ia bisa mengamati sesuatu sampai detil sekecil-kecilnya. Kemampuan hampir magis itu mengantarnya pada para Asasin, organisasi pembunuh bayaran kelas kakap yang ingin memanfaatkan kemampuannya. Mereka memaksanya untuk "bekerja" atau "mati", padahal mati bukanlah keahliannya. Jadi tidak ada paksaan, yang ada hanya pilihan. Jack Motley harus bertemu dengan mereka yang lebih pantas menjadi seterunya, orang-orang istimewa sesamanya untuk bahu-membahu melancarkan perlawanan. Mereka supers, mereka Asasin, mereka Enamsatu. (Hiatus sampai batas yang belum ditentukan.)
All Rights Reserved
#881
superhero
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Black Code (Lima)
  • RAY (Smith Family)
  • Velvet Shadows: Mafia Ties (Heejake) END
  • 𝐀𝐋𝐓𝐄𝐑 (𝕄𝔸𝔽𝕀𝔸 𝕊𝕋𝕆ℝ𝕐) || ᴇɴʜʏᴘᴇɴ
  • Identity
  • Take And Give
  • One Year With Criminal [END]
  • The Knight Owl 3 [TAMAT]
  • Elang L Cavanix ( END )
  • SUNSET SNIPERS

~lanjutan cerita ~TEMAN LAMA ~ "Jadi mereka tetap mati walaupun aku sudah bersusah payah menyelamatkan mereka" ucap Aqilla seraya menyilangkan kakinya dan mengankat tangan kanan untuk menopang dagu "ini bisa jadi masalah besar" Aqilla menatap intens siluet pelaku yang tertangkap kamera cctv tanpa dia sadari rupanya makan malam telah siap dan Haris berteriak memanggilnya dari dapur, Aqilla langsung mematikan tv dan bergegas ke dapur bergabung bersama saudaranya untuk menyantap makan malam, Aqilla tersenyum saat melihat makanan di depannya ~ "semua teman mu sudah kakak hubungi, teman yang mana?" tanya pria berkacamata sambil menatap sinis adik perempuannya yang basah kuyup "amm..." Aqilla berusaha mencari jawaban yang tepat agar kakaknya tidak curiga, tapi sialnya otak dia tidak bekerja dengan benar yang membuatnya hanya diam, "kamu habis dari kafe kan" tuding pria yang awalnya duduk bersandar pada sofa kini menegakkan duduknya menambah kesan penuh karisma yang membuat Aqilla takut Faktanya dia memang dari kafe yang dimaksudkan oleh ke dua kakak laki-lakinya, tapi dia bukan sekedar pergi menghabiskan uang di sana, dia ikut kerja sambilan dan jam kerja yang di berikan pada anak SMP sepertinya adalah sore hari agar tidak mengganggu jam sekolah, awalnya dia tidak diizinkan bekerja karena belum cukup umur tapi karena dia terus datang dan berteman baik dengan semua pegawai serta bos kafe, Aqilla akhirnya terdaftar sebagai pelayan. ~ Dia merasa senang bisa mendapatkan keluarga baru seperti mereka, tapi semua tidak akan berlangsung lama jika rahasia Aqilla terbongkar tanpa dia sadari senyumannya telah sirna dan digantikan dengan wajah datar, Aqilla mengingatkan kepada dirinya sendiri untuk tidak terlalu dekat dengan keluarga yang telah mengadopsinya agar tidak terulang kembali kejadian dimasalalu yang menimpa orang-orang baik yang mengadopsi Aqilla sebelumnya, jadi dia harus memainkan perannya lebih bagus lagi agar atasannya tidak mengajukan protes.

More details
WpActionLinkContent Guidelines