Bankir Ketelleran

Bankir Ketelleran

  • WpView
    LECTURAS 627
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jul 29, 2017
Siapa sangka, berbekal kemeja old style, sepatu pantofel butut, kaos kaki bolong dan lamaran pekerjaan tanpa disertai transkrip nilai, penulis berhasil mengelabui jajaran petinggi perusahaan sehingga bisa diterima kerja di Bank Independen Penampilan sih boleh garang ala security, tapi sialnya malah ditempatkan di teller. Tapi, mau nggak mau bekerja sebagai kuli perbankan harus siap melayani setidaknya 200 nasabah dengan berbagai tipe. Ada yang lucu, nyenengin, nyebelin, bikin gondok, bikin puyeng dan masih banyak lagi. Misalnya saja ketika harus menghadapi abege yang maksa minta dibikinkan PIN ATM dengan angka cantik. Atau bertemu dengan nasabah prioritas yang angkuh, sombong dan seenaknya saja menuduh mencuri uang mereka. Hal-hal seputar lingkungan kerja juga tak kalah hebohnya. Seperti kantor yang horor. Rekan kerja yang klop banget dijadiin partner of crime. Susahnya mengedukasi nasabah seputar transaksi perbankan atau ketar-ketir ketika harus nombok selisih kas belasan juta rupiah! Nguber-nguber nasabah juga dilakoni hanya untuk minta tanda tangan yang kelupaan. Kadang kalo beruntung juga bisa menyaksikan pertunjukan drama gratis. Perbincangan mesra nasabah dengan pasangannya atau yang seru adalah aksi pertengkaran suami-istri yang heboh. Ribetnya peraturan diperbankan juga dikupas. Seperti betapa ribetnya menghitung uang nasabah sambil main tebak-tebakan biar tidak terkena jebakan air liur. Atau betapa sebelnya ketika mendapati nasabah menyetor dengan uang acak-kadut dan distepler disana-sini. Hal-hal manis juga tak bisa dilupakan misalnya ketika mendapatkan gaji pertama, bertemu dengan nasabah yang care dan baik, sampai dikirimin hadiah oleh nasabah. Semua tersaji lengkap di Bankir Ketelleran.
Todos los derechos reservados
#11
bank
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ketika Benci Menjadi Cinta
  • Mahardika Raja {On Going}
  • Bendahara Kelas [Completed]
  • Saga Anin (Tamat)
  • My Perfect Polar Bear
  • Pelakor? Yes, I'm!
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)

Kaede mengepalkan jari - jari tangannya yang berada tepat disebelah tubuhnya. Ia menggeram kesal, ia sudah tidak bisa menahannya kali ini. Segera saja ia membalikkan badannya untuk dapat berbicara secara face to face dengan laki - laki menyebalkan yang berdiri tepat di belakangnya. " Maksud dari tatapan kebencian yang anda lemparkan kepada saya dari kemarin - kemarin itu apa ya? Emang saya punya salah apa sama anda? " Tanya Kaede geram " Apa salahnya? Saya kan cuman ingin melihat dengan benar sudah berapa banyak lelaki yang kamu goda termasuk teman saya kemarin. " Jawab Xander santai " Excuse me?!! " Kaede mulai marah " Kenapa? Kamu mau saya godain juga? Aduh maaf ya, saya cuman tertarik untuk menggoda manusia, bukan makhluk iblis kaya kamu! " Ucap Kaede kesal, Xander yang mendengar bahwa ia di hina dengan sebutan iblis pun makin terbawa kesal. " Bastard! " Kaede masih sempat menginjak kaki Xander yang berbalut sepatu mahal tersebut sebelum ia keluar dari lift. ----- Berawal dari pertemuan yang tidak menyenangkan membuat mereka saling tidak menyukai satu sama lain. Tapi apa jadinya ketika dunia mengingankan mereka untuk bersama ? Tetapi sering kali orang yang datang dalam kehidupan kita tidak berarti bahwa ia akan bersama dengan kita selamanya. Karena terkadang mereka hanya datang untuk mengajarkan kita sesuatu. Apa yang akan terjadi selanjutnya diantara Xander dan Kaede ? " Two Souls Don't Find Each Other By Simple Accident " - Hate Is Such A Strong Word " Dua jiwa tidak saling bertemu secara kebetulan " - Hate Is Such A Strong Word ------- Nice for you to read my story. I'm Papermatcha and the pleasure is all mine.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido