journalism Scandal

journalism Scandal

  • WpView
    Membaca 683
  • WpVote
    Vote 407
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Okt 11, 2017
WpInfo
Fiksi Penggemar
Jadi lo jangan ngomongin mimpi ke gue karena gue udah bangun duluan "Iya flashdisknya sama si man frozen, dia yang ambil, dasar..!!!!" Emosiku semakin mencuat cuat Gdebugghh Aawwwhhhh Aku terduduk dilantai, rasanya sakit sekali. Aku melihat ada kaki besar di hadapanku, aku memberanikan diri menatap ke atas, kearah wajahnya. Dan yang ku dapatkan adalah keindahan pagi yang sangat segar, matanya, wajahnya, bentuk badannya, tulangku seperti melebur menatapnya "Dari tadi kau sudah banyak bicara, kau mengataiku tua dan gara-gara kau aku tidak bisa menghadiri rapatku dengan pakaian menjijikkan ini,kau tau berapa harga jas ini. kau harus diberi hukuman atas apa yang telah kau lakukan " pilihan ayahku adalah yang sempurna, dari kecil aku hanya hidup di bawah bayangannya, kau adalah kadidat terbaiknya untukku jadi kau harus terima nasibmu untuk bersamaku" sahutnya datar Zhea, Kevin, Daniel and Raline
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • JEEVANA
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • The King & The Doctor ✓
  • Second
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan