Gokil Dad is Back!

Gokil Dad is Back!

  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 27, 2017
WpInfo
Non-Fiction
Yes! Gokil Dad akhirnya balik lagi setelah ngumpet sejak buku pertama terbit tahun 2009 lalu. Lalu, kemana aja gue selama ini? Niatnya sih, gue mau sadar dan insyaf untuk nggak berbuat gokil lagi. Gue mau jadi ayah yang baik-baik aja dan jadi tauladan buat Abith dan Rayya. Tapi ternyata, berbuat dodol itu bukan aja karena ada kesempatan, tapi karena emang sudah bawaan sejak orok! Niat untuk insyaf dan kembali ke jalan yang benar pun akhirnya hanya sekadar niat belaka. Ujung-ujungnya, tetep aja dudul dan narsis merajalela, dan anak-anak gue malah mulai ketularan virus gokilnya. Huwaaa .... boro-boro ngasih tauladan, yang ada malah bikin mereka makin kelilipan.
All Rights Reserved
#332
ceritalucu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penuh Luka (On Going)
  • Peliharaan Merepotkan
  • Korban Ghosting
  • Kepingan Kisah dalam Sejarah
  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • Keluarga Kaizo dan Fang Yang Berkumpul Kembali
  • About us (END)
  • Baby Boy
  • Lelah | >Kaifang HIATUS

No copas! Cerita ini hanya fiksi, hasil ide saya sendiri! Kisah ini tentang seorang gadis muda yang hidup dengan luka batin yang mendalam akibat ayahnya membiarkan ibunya untuk wanita lain. Luka ini tidak hanya mempengaruhi ibunya, tetapi juga dirinya sendiri. Ia tumbuh dengan perasaan tidak cukup baik, merasa bahwa dirinya tidak cukup berharga di mata ayahnya. Ia harus menghadapi setiap masalah dan ucapan dari ayah nya dan wanita pelakor itu. Namun, di tengah-tengah kesedihan dan kekecewaan, ia berusaha untuk bangkit dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. Melalui perjalanan hidupnya, ia belajar untuk menerima keadaan dan memaafkan ayahnya, meskipun itu tidak mudah. Cerita ini adalah genre perjuangan, kesedihan, dan proses penyembuhan, serta bagaimana seseorang dapat bangkit dari keterpurukan dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. ••• Dengan langkah cepat, Hendra menghampiri Melia yang melihat dirinya datar. "Apa yang kau lakukan, Melia?!" tanya Hendra dengan nada tingginya. Melia melirik pada Rina sebentar yang meringis kesakitan, lalu menatap Ayahnya lagi yang berada di hadapannya. "Ayah punya mata 'kan?" Melia bukan menjawab melainkan memberi pertanyaan. "Aku hanya berlatih melempar benda pada tempatnya kok," lanjutnya lalu melangkah pergi. "Melia!" Penasaran dengan alurnya? baca yok, jangan lupa follow dulu💋

More details
WpActionLinkContent Guidelines