Story cover for On Winding Path by Kuuhaku_03
On Winding Path
  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 26, 2017
Mungkin benar jika banyak orang bilang cinta itu buta. Ray menyadari sejak pertama melihatnya di sebuah pub malam di pinggiran kota. Buta memang, hingga tak menyadari bahwa itu bukan pertemuan pertama mereka.

Meskipun begitu perasaan nya tak berubah mulai sejak pertemuan pertama hingga yang tak terhingga.

Queen, gadis misterius yang memikat hati Ray mungkin gadis yang paling tak memiliki gambaran akan dirinya mencintai seseorang suatu saat nanti. Queen tak pernah tahu atau tak akan tahu bahwa ketika cinta datang akan membawa kebahagiaan jika ia belum pernah merasakannya.

Tapi bukankah kebahagiaan tak pernah kenal kata selamanya? Akankah Queen akan mendapatkan kebahagiaan yang sudah lama ia tak rasakan?

Karna ini cerita pertamaku sorry kalau kurang menarik 
Remember don't like don't read. Read and review please?
All Rights Reserved
Sign up to add On Winding Path to your library and receive updates
or
#745detektif
Content Guidelines
You may also like
Red Horizon by stawbyys
44 parts Complete
Mereka tidak pernah benar-benar bertemu. Hingga takdir mempertemukan mereka di bawah logo kuda jingkrak, di mana garis antara kemenangan dan kehancuran begitu tipis-mereka mulai melihat satu sama lain dengan cara yang berbeda. Dibayangi oleh masa lalu, di tengah sorotan media, tekanan tim, dan lintasan yang menuntut lebih dari sekadar kecepatan, keduanya terjebak dalam permainan yang lebih berbahaya dari balapan mana pun-sebuah permainan antara kehilangan, ambisi, dan perasaan yang tak seharusnya ada. [Spoiler] "I made a playlist," ucapnya singkat, suaranya nyaris berbisik. "Thought you might like this one." Evie ragu sejenak, tapi jari-jarinya mengambil earphone itu dengan hati-hati. Satu sisi ia pasangkan di telinganya, sisi lain sudah tersemat di telinga Theo. Kabel putih itu jadi satu-satunya benang yang menghubungkan mereka sekarang. Nada awal dari lagu pertama mulai terdengar. Lembut, namun menghantam. Gitar pertama berdenting seperti udara malam yang masuk lewat jendela, menggores pelan ke tulang. Drum-nya pelan, tapi mantap-seperti detak jantung yang tak bisa dipadamkan. Evie tak siap. Dadanya mencelos saat suara itu masuk. Every breath you take... Ia mengedip cepat, menahan sesuatu di balik tenggorokannya. Matanya tetap tertuju ke jendela, tapi ia tak lagi melihat apa pun di luar sana. Yang ada hanyalah suara, dan Theo di sampingnya-begitu dekat, panas tubuhnya terasa sampai ke tulang rusuk Evie. Seketika, ia sadar betapa ia merindukan kedekatan ini. Rindu akan diamnya Theo. Rindu aroma musk lembut yang entah kenapa selalu membuat jantungnya berdegup lebih cepat. Theo memejamkan mata, kepalanya sedikit menunduk. Ia tak bicara. Tak bergerak. Tapi keberadaannya... menciptakan kehadiran yang tak bisa diabaikan. Every move you make Every step you take I'll be watching you... Evie menggigit bibir bawahnya. Ia tak tahu apakah ini permintaan maaf atau sekadar bentuk penghiburan. Tapi yang jelas, ia tak sanggup menolaknya.
You may also like
Slide 1 of 8
Memories cover
Renjana : Arutala Dirgantara [Completed] cover
Kinara, Penipuan Cinta cover
Allya Theo Perjodohan? [On Going♡] cover
Butterfly Effect cover
Antara dosa dan Cinta Pertama cover
Red Horizon cover
Ridiculously Demanding (Kyuhyun Fanfiction) cover

Memories

23 parts Complete

Kepingan kenangan menyakitkan di masa lalunya perlahan mulai muncul satu persatu saat ia mulai bertemu dengan orang penyebab ia harus memiliki kenangan itu. Walaupun sakit ia harus berusaha untuk mengingat semuanya agar ia bisa menemukan siapa dalang di balik kematian kedua orang tuanya. Tapi di antara semua kenangan menyakitkan yang harus ia ingat, ada sebuah kenangan indah tentang pertemuannya dengan seorang gadis. Gadis yang juga terus menyimpan rasa rindu di hatinya untuk seorang peri penyelamatnya. 《action, romance, misteri pembunuhan, kasus-kasus kriminal》