LAST SADNESS [SELESAI]

LAST SADNESS [SELESAI]

  • WpView
    Membaca 509,297
  • WpVote
    Vote 42,395
  • WpPart
    Bab 69
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jun 26, 2021
Aku berjalan diatas serpihan kaca, setiap langkahku selalu menuai luka. Aku tahu malam gelap, tapi aku juga tahu setelah malam akan ada pagi yang cerah. Begitupula rasa yang aku rasakan... Kembalinya (dia) membuat seorang Aldi yang dingin berubah menjadi cair. Namun hal itu tak bertahan lama, Aldi memutuskan pergi saat Aldi tahu (dia) telah mencintai lelaki lain. Tak banyak kebahagiaan yang (dia) dapat kan setelah kepergian Aldi, justru masalalu dari orang yang (dia) cintai, datang dan membuat keadaan semakin sulit. Akankah Aldi merebut (dia) kembali setelah Aldi kembali dari pertualangannya? Atau akankah lelaki yang (dia) cintai dapat memperbaiki semua? Akankah rasa sakit yang (dia) rasakan akan segera berakhir? Baca di LAST SADNESS
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#84
back
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ex or New? [REVISI]
  • Z A L E R A
  • Bara [REVISI]
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • SERASA
  • The Real Of Me
  • ALDINAYA [Sudah Terbit]
  • " To Love ,To Lose "

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan