AKU BANGKIT KARENAMU

AKU BANGKIT KARENAMU

  • WpView
    Reads 533
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 14, 2025
SINOPSIS Aghata Pricillia hidup dalam kemewahan, tapi hatinya hampa. Ayah yang sibuk, ibu tiri yang dingin, dan masa lalu yang menorehkan banyak luka membuatnya terbiasa menelan kesedihan seorang diri. Satu-satunya pelarian hanyalah tiga sahabatnya-Ara, Sinta, dan Amela. Ketika Zio hadir memberi perhatian, Aghata mulai percaya pada cinta... sampai pengkhianatan menghancurkan semuanya. Dunia Aghata runtuh, menyisakan rasa tidak berharga dan takut mencintai lagi. Hingga seseorang dari masa lalunya kembali. Feryansyah Pratama-lelaki yang dewasa, tenang, dan tulus tanpa syarat. Ia tidak datang untuk menggantikan siapa pun, tapi untuk menggandeng tangan Aghata dan berkata, "Kamu pantas bahagia. Bangkitlah, aku ada di sini." Di antara luka, keluarga yang mulai membaik, dan cinta yang tumbuh perlahan... Aghata belajar berdiri lagi. Karena kali ini, ia tidak sendirian. Ini adalah kisah tentang bangkit dari pengkhianatan, menemukan cinta sejati, dan memulihkan diri bersama seseorang yang tidak hanya mencintai... tetapi juga menguatkan.
All Rights Reserved
#875
kamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Deary Depresiku [[ END ]]
  • HURT [Sudah Terbit]
  • Find You
  • KECEWA [Completed]
  • SAMUDERA dirimu yang selalu kutunggu
  • SERUNI DI PADANG HATI (LENGKAP-TAMAT)
  • Because Of You (END)
  • Ikhlas dan Bahagia
  • from school with love
  • Stay With Me

.aku tuliskan ini untukmu. .sebagai kenangan terindah yang sudah di kemas dalam sebuah cerita. .semua tentangmu adalah sumber inspirasiku. .semua tentang kita adalah cerita indah yang di penuhi duri, layaknya bunga mawar, indah namun menyakitkan. .kamu adalah inspirasi untuk orang orang sepertiku. .Tuhan, jika ada kehidupan selanjutnya, aku mohon satukan kami dalam buaian kasih-Mu. . . . . . . . . . .kamu adalah kamu. .tenanglah dalam damai wahai kamu yang sudah pergi. .

More details
WpActionLinkContent Guidelines