Anonim: The Black Sheep

Anonim: The Black Sheep

  • WpView
    LETTURE 97
  • WpVote
    Voti 15
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, set 18, 2017
Peperangan akan segera dimulai. Para kandidat tengah mempersiapkan tak-tik dan strategi mereka masing-masing. Menggunakan kutukan yang mereka dapat, ke 13 kandidat akan menjalankan ritual pengorbanan. Dengan mempersembahkan 12 nyawa dari 13 kandidat, satu kandidat terpilih akan menjadi pemenang. Tetapi, apa tujuan sebenarnya di balik peperangan ini? Disaat bersamaan beberapa orang malah memanfaatkan momen ini untuk kepentingan mereka sendiri. Dan muliag melupakaf5melupakaf4drt7tn$5 qqqqrfddd86 t5 1x4drt7tn tujuan sebenarnya dari peperangan tersebut.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Magia Academy [END]
  • Magicia Lovu(✔️)
  • The Savior of the Magic World "Crystal Academy" (END) [SDH PERNAH TERBIT]
  • Bintang Terpilih 1 (TAMAT)
  • Sang Manusia (Revisi)
  • Fate's Tapestry(Complete)
  • Persaingan Alam Gaib (Tamat)
  • The Consort ✔

Akhir-akhir ini, Elle merasakan ada yang ingin keluar dari dalam dirinya. Dan tak disangka sangka, sebuah kejadian yang akan merubah semua kehidupan Elle dan jati diri Elle yang sebenarnya akan terungkap. Elle bahkan hampir tidak percaya dengan semuanya. Apalagi saat ibu yang mengurusnya mengatakan bahwa ia bukan anak kandungnya. Shock? Tentu saja! Dia ingin menemui ibu kandungnya. Ia bingung. Ada apa dengan semua ini? Kenapa ibu kandungnya menitipkannya? Apa yang sebenarnya terjadi? Pertanyaannya terjawab saat ia masuk ke Magia Academy. Sekolah sihir dengan kemampuan yang beragam. Dan disinilah.... Petualangan dan Masalah akan dimulai. "Kau pernah berfikir tidak? Kalau ada kehidupan lain diluar sana selain bumi," ucapku tiba-tiba. Vika menoleh dan raut wajahnya mengekspresikan kebingungan setelah itu dia tertawa. "Hei kenapa kau malah tertawa Vika?" Tanyaku. "Lucu saja. Orang pintar seperti mu memikirkan hal bodoh seperti itu." Penasaran? Yuk baca. Don't copy my story! Murni hasil pemikiran sendiri. Jangan jadi pembaca gelap! Dimohonkan untuk meninggalkan jejak ya readers! Start : 1 April 2020 Finish : 17 Maret 2021

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti