3 LOVE 2 HEART 1 FATE

3 LOVE 2 HEART 1 FATE

  • WpView
    LẦN ĐỌC 75
  • WpVote
    Lượt bình chọn 15
  • WpPart
    Chương 5
WpMetadataReadĐang sáng tác
WpMetadataNoticeĐăng tải lần cuối CN, thg 7 30, 2017
Summary- Disinilah aku. Satu-satunya karyawan fresh graduated asal Indonesia yang berhasil diterima bekerja disini. Ini adalah hari pertamaku bekerja sebagai arsitek disini. Tidak hanya sebagai awalku bekerja tapi disinilah mulai awal dari takdirku serta masa laluku akan terkuak. "Hei, David!" Suaranya MENGGEMA di lorong lobby yang besar itu. Tapi dia terlihat heran. Orang yang dia panggil tak menghiraukan panggilannya. Kemudian dia menghampiri orang yang dia panggil. "Vid," Ia menepuk punggung orang itu. Pria yang ditepuk oleh Alex menatapnya dengan keheranan dan wajah terlihat kaget. Andre mengaruk-garuk kepalanya heran dengan bola mata membesar sambil mengangkat alis kanannya takjub. Menatap wajah Alex dengan seksama. Belum sempat dia berbicara, dari kejauhan dia melihat dibelakang pria itu datang orang berwajah sama lagi dengannya. Dia merasa bingung dengan apa yang dia lihat. Ibunya tidak pernah bilang kalau dia memilki saudara kembar. Apa ini cuma mirip saja, tapi kenapa ada dua. Andre bergantian menatap dua orang yang tepat berhadapan didepannya sambil mengucek-ucek matanya. "Wait, between you two who is Alex? I got another brother? Again? Oh... Come on. It's not good." David menunjuk kedua orang dihadapannya. Kemudian dia melipat tangannya pertanda keberatan dengan pertambahan jumlah saudaranya." "Uhm... Shut up. I don't like to hear that from you. If any protest about that. It was me. I'm David! Who are you, by the way? Alex menjawab pertanyaan David tegas kemudian bertanya langsung pada orang berwajah mirip dengan saudaranya. "My name is Andre..." - - - Jika kita bisa memilih takdir, takdir seperti apa yang akan kita pilih Jika kita bisa memilih cinta, cinta seperti apa yang akan kita pilih Jika kita bisa memilih kasih, kasih seperti apa yang akan kita pilih Takdir, cinta, dan kasih bukanlah pilihan dari diri kita, mereka tidak dipilih oleh kita melainkan hatilah yang menentukan bagaimana pilihan kita.
Bảo Lưu Mọi Quyền
#754
twin
WpChevronRight
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Amor Almira
  • Ketika Benci Menjadi Cinta
  • Memorable
  • Alex(A)
  • Silent, Please! (Re-up)
  • YES, BOSS ! (SELESAI)
  • Brothers
  • My Twins (End)

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn