Janji yang Terlupakan

Janji yang Terlupakan

  • WpView
    LECTURAS 226
  • WpVote
    Votos 41
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContenido adultoConcluida sáb, mar 19, 2022
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
Ketika kamu terdesak untuk memilih dua pilihan, apa yang akan kamu lakukan? Merelakan salah satu atau memilih keduanya? Itulah yang dialami Eja saat ini, harus memilih pilihan tanpa diketahui oleh orang tuanya. Penasaran? Kuy baca aja langsung!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ikhlas Bersamamu |END|✓
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!
  • Daud (END)
  • The One That Got Away
  • Dipertemukan, lalu dihalalkan
  • Takdir Imamku [SELESAI, PROSES SELF PUBLISH]
  • Calon Imam Untuk Aisyah(COMPLETED)
  • Manajemen Rumah Tangga ✔
  • RSS[1]: Ketika Hati Berucap [Tamat]

⚠️ DON'T COPY MY STORY ⚠️JIKA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH, KEJADIAN, LATAR, SUASANA SAYA MOHON MAAF SEBESAR-BESARNYA KARENA ITU DILUAR DUGAAN SAYA! ⚠️ JANGAN BACA DIWAKTU SHALAT, TETAP JADIKAN AL-QURAN PALING UTAMA UNTUK DIBACA ⚠️ CERITA INI DI PERUNTUKAN YANG SUKA BANYAK MEMBACA ____________ Blurb: Berharap Jika kelak, akan ada seseorang yang bisa menerimaku apa adanya tanpa syarat, mencintaiku dengan jujur tanpa tapi, dan menghargaiku tanpa adanya rekayasan. Tak ada yang lebih dia inginkan, hanya satu kebahagiaannya yaitu melihatku selalu tersenyum, dan ketika aku lelah bahunya menjadi sandaran ku tanpa memperdulikan keburukan ku di Masa lalu. Ketika kata "Sah" terucap dari bibir itu, aku menjadi tanggung jawabnya, surgaku ada padanya. Di detik itu juga, aku mencintai suamiku. Berharap pernikahan ini akan membuatku tahu apa arti dari kebahagiaan, tapi tetap saja aku seakan tidak boleh merasakan apa itu kebahagiaan. Lelaki yang kuharapkan akan membimbingku menuju jannah-Nya. Namun itu, hanya harapan yang bisa kurasakan dimimpiku saja. Berusaha tegar dan sabar seperti Khadijah, ku mohon aku tak sekuat itu. Apa ini memang takdirku? Menjadi istri yang hanya sebagai patung yang tak pernah dihargai bahkan tak pernah diperdulikan. Ya Rabb... Aku berserah diri pada-Mu Ini aku Aku yang terus bersabar, bahkan sampai kesabaran itu sendiri merasa lelah dengan kesabaranku... [Sayyidina Ali bin Abi Thalib] High rangking #1 in Spiritual High rangking #2 in Spiritual __________ Start : 7 July 2019 Finish : 16 Februari 2020

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido