Never End

Never End

  • WpView
    Reads 320
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 8, 2019
Cerita ini tentang perjalanan cinta seseorang yang mencintai dan berharap dicintai kembali. Cinta adalah dua hati yang menyatu dan juga dua kepribadian yang harus disatukan. namun, dicerita ini tokoh perempuan sangat sulit menyatukan hatinya dengan orang yang mencintainya, bahkan dia hanya memikirkan orang yang dia cintai. mengingat kata kata dari masa lalunya untuk menunggu 8 tahun yang akan datang. tanpa kepastian, tanpa memberi isyarat. cinta macam apa ini? membiarkan seseorang menunggu tanpa kepastian, membiarkan seseorang menangis setiap kali mengingatnya. Cinta akan bermetamorfosa didalam hati. jika bahagia, dia akan terus tumbuh seperti mawar yang setiap hari disirami, diberi kepastian. tetapi jika tidak, cinta tidak akan tumbuh. dan mawar akan menyakiti dengan durinya. lalu cinta itu? mati begitu saja. berpindah kelain hati. dan tidak akan kembali. Kisah ini juga diambil dari kisah nyata dan dirangkai dengan beberapa sajak lalu ditambahkan oleh saya yang menulis buku ini untuk menyampaikan kepada sang tokoh apa makna dari cerita ini. Saya senang bersahabat denganmu, iya kamu... yang sedang membaca novel ini.
All Rights Reserved
#156
waiting
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • MOIRA
  • DENTING  [Revisi]
  • Love Is
  • Traces in the Light
  • Past Love Part 1
  • If It's You
  • Waiting SOMEONE
  • Senja Dan Jingga
  • The Bleeding Lady [completed]

Bagaimana jika perasaan itu tumbuh tanpa izin, hadir tanpa undangan, dan tinggal terlalu lama dalam hati yang tak pernah disapa? Ini adalah kisah tentang mencintai dalam diam. Tentang seseorang yang tidak pernah diminta untuk datang, tapi jadi alasan untuk bertahan. Harapan yang disimpan rapi di pojok hati, tak pernah diminta untuk dibalas, hanya ingin dimengerti. "Jauh. Esok nanti atau selamanya" bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa-tentang perjuangan tanpa jaminan, tentang kehilangan tanpa kata, tentang kecewa yang tak terucapkan, dan tentang harapan yang tetap tumbuh meski tahu ia tak akan pernah dipetik. Jika kamu pernah berharap pada seseorang yang bahkan tak tahu kamu ada, mungkin cerita ini adalah tentangmu juga. Karena mencintai yang paling tulus, kadang justru tak perlu memiliki-cukup mengikhlaskan, dan diam-diam mendoakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines