Kawaranai kimi ni..

Kawaranai kimi ni..

  • WpView
    Reads 263
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Tue, Sep 4, 201844m
"Mungkin.. ah, tidak. Aku tahu, aku tahu betul sampai kapanpun aku tidak bisa menggeser posisi Mamiya-san sebagai Messiahmu. Tapi, aku bisa merasakan kalau ada sesuatu yang mengganjal pikiranmu Ariga-san." Sedikit menghela nafas, Itsuki sedikit banyaknya mulai merasa tertekan dengan omongannya barusan. Itu jelas kebohongannya. "Kalau kau sudah tahu, minggirlah dari jalan. Kau tidak perlu khawatir dengan keadaanku Kagami. Pikirkan saja dirimu sendiri." Ariga menyingkirkan paksa tangan kanan Itsuki. Ia jalan lurus meninggalkan Itsuki dilorong. "Aku yakin! Aku yakin Mamiya-san tidak akan senang kalau Ariga-san berlaku seperti ini! Bukannya itu sama saja dengan Ariga-san belum melepaskannya?! Kalau iya, kasihan sekali Mamiya-san disana. Ia pasti tidak akan tenang." Itsuki diam seribu bahasa. Ia melihat dengan jelas ekspresi Ariga saat ini. Bau anyir tercium jelas diindera penciumannya yang peka. Tangannya gemetaran. Bukan tangannya tapi tangan milik Messiahnya. "Ariga-san?!" "Kembalilah ke kamar. Aku harus ke klinik sebentar."
All Rights Reserved
#54
messiah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira
  • Boruto : Road to Ninja
  • Naruto : The God Reincarnation
  • RUHI BIYI (a gangar jiki daya)
  • MY EX CRUSH:MRS ARSLAN ZULKARNAIN HANZ ©
  • ALWAYS SAKURA [COMPLETED]
  • AKU PENCIPTA URBAN LAGEND
  • Naruto : The Last Empress
  • Jangan Berpaling Dariku
  • Melting Pole

~ Fully Completed S2 ~ Rayyan Harith menyangka jalan takdirnya dan Aisyah Humaira tidak akan lagi menyatu. Namun, apabila dia sedang belajar untuk reda dengan liku suratan hidup, satu berita sekali lagi hadir dan membuatkan dia hilang arah. Jiwa terasa kembali parah. Sungguh, bukan ini pintanya walaupun dia tahu hanya ini satu-satunya jalan yang dia punya untuk memiliki kembali kebahagiannya dahulu. "Demi Allah, hati saya masih sama. Perasaan ini masih utuh dan takkan pernah berganti. Awak, ibu kepada anak-anak saya...dan saya masih berharap awak menjadi isteri dunia akhirat saya." - Rayyan Harith - "Cinta saya dah berkubur dengan segala kenangan di antara saya dan arwah suami saya. Awak mungkin bapa kepada anak saya, tetapi awak takkan mampu kembali menjadi pendamping hidup saya." - Aisyah Humaira - Dia pergi, bukan kerana mengalah. Namun, demi memberi ruang dan masa. Dia pergi, bukan bermakna hati sudah pudar rasa. Namun, demi memberi peluang wanita itu menenangkan jiwa. Biar waktu terus berputar. Biar masa berlalu pantas. Biar kenangan berganjak pergi. Andai jodoh sudah tertulis di luh mahfuz, kau dan aku... pasti dipertemukan kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines