Story cover for Seragam by dfana_dfiansh
Seragam
  • WpView
    Reads 2,193
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 2,193
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jul 29, 2017
Banyak hal yang mempengaruhi tindakan seseorang. Bukan hanya status sosial, bahkan pakaian yang dikenakan juga mempu mengusik akal untuk meragukan suatu tindakan.

Bukan tentang tindakan yang mereka lakukan, tetapi lebih kepada siapa yang bertindak. Subjektif memang.

Cerpen ini bercerita tentang mereka yang harus menjaga citra atas apa yang dikenakan.

Tentang mereka yang menganggap bahwa seragam merupakan batas. Batas seberapa layak mereka melakukan sebuah tindakan. Tentang Kelayakan yang terlepas dari benar atau salah.
All Rights Reserved
Sign up to add Seragam to your library and receive updates
or
#101aktivis
Content Guidelines
You may also like
BALADA KEHIDUPAN by Yoggy31
19 parts Ongoing
Tentang balada kehidupan Setiap orang tentu mempunyai cerita atau kisah hidup yang unik,bahagia, atau mungkin memuakan, tapi itu lah hidup bak drama yang tak berkejelasan dan sukar untuk ditebak, namun dibalik itu kisah masa lampau selalu menjadi topik yang renyah untuk di bahas dikemudian hari, entah itu dibahas dengan pemeran yang ada dalam kisah itu atau mungkin sebagai dongeng untuk pengantar tidur anak anak kita,misalnya. Kisah ini bukan lah kisah yang akan membuat berdecak kagum atau memberi kalian sugesti untuk menjadi lebih baik (kalau pun kalian menjadi lebih baik setelah membaca buku ini saya ucapkan selamat dan terimakasih). Namun kisah ini akan mengantar kalian kembali ke masa masa yang (mungkin) pernah kalian alami sendiri. Ulam tawa semesta adalah nama seorang manusia yang terlahir dari keluarga sederhana, menjalani masa kecil dengan penuh kebahagian, kasih sayang orang tua yang tak terhingga untuknya menjadikan dia seorang laki laki sedikit manja dan cengeng, memasuki usia remaja berbagai macam kenakalan remaja sudah dicicipnya, perkelahian dan tawuran seolah olah sudah menjadi olahraganya sendiri, meskipun begitu, otaknya terbilang cerdas dengan dibuktikan peringkat kelas selalu berada ditangannya, menjadi mahasiswa dan menjelma menjadi aktivis "kiri" semakin menjelaskan untuk apa dia hidup, perjudian,pertemanan,percintaan, dan kehilangan orang tersayang mewarnai jalan hidupnya, namun tuhan selalu punya kejutan untuknya, yang berhasil membuatnya selalu berucap syukur. Pesanku, ketika kalian membaca buku ini sebaiknya jangan sedang mengemudikan mobil, sebab aku tak mau buku ini di kambing hitamkan apabila kalian menabrak tiang listrik, tapi kalau mobil kalian sudah memakai sistem driver-assistance, menurutku tak apa. Salam damai dan salam hangat dariku untuk kalian dimanapun berpijak.
Syal Merah by FabianBadaiAntashena
5 parts Ongoing
Lihatlah manusia.... makhluk berakal, katanya, tapi berakal hanya untuk merancang kehancuran dengan cara yang lebih efisien dari iblis manapun. Mereka lahir dengan tangan kosong, namun tumbuh dengan jemari yang tak pernah cukup menggenggam. Satu takhta tak cukup, satu negeri terlalu sempit, satu nyawa tak sebanding dengan harga ambisi. Mereka mencipta Tuhan dari kaca dan bayangan, lalu menjadikannya alasan untuk menyalakan api di rumah sesamanya. Lalu, ketika tubuh hangus terbakar, mereka berkata: "Ini takdir, ini suci." Padahal semua hanya siasat licik, untuk menjarah lebih banyak, menguasai lebih dalam. Di medan perang, tidak ada musuh sejati, hanya cermin-cermin retak yang saling menuduh bayangan masing-masing sebagai setan. Manusia menanam senyum di bibir diplomasi, sementara tangannya menandatangani pengiriman peluru ke tempat di mana anak-anak belajar menyebut "ayah". Dan ketika tanah itu retak oleh ledakan, dan langit pun tak sudi menurunkan hujan, mereka berkumpul di ruang rapat ber-AC, membahas damai yang bisa dijual dengan harga saham. Oh, manusia bukan makhluk sosial- mereka makhluk serigala yang diajari mengenakan jas. Mereka berdiri di atas kuburan sambil berkata: "Semua demi kemajuan." Apa makna "maju", jika harus melangkahi mayat? Apa artinya "kebebasan", jika harus dipaksa dengan moncong senjata? Mereka mencipta kata-kata indah- "perjuangan", "nasionalisme", "pengorbanan", tapi semuanya hanya selimut untuk menutupi nafsu kekuasaan yang menjijikkan. Sejatinya, manusia mencintai kehancuran- sebab di puing-puing itu, mereka bisa membangun kerajaan atas nama harapan, padahal fondasinya dari daging dan darah. Tak ada yang suci dalam perang. Tak ada yang heroik dalam membunuh. Yang ada hanyalah manusia- yang selalu lapar, selalu haus, selalu ingin menjadi Tuhan tanpa pernah bisa menjadi manusia,.
•sᴛᴇᴀʟᴇʀ by P0NZ_LjngSl
6 parts Complete
• ~𝒔𝒆𝒃𝒖𝒂𝒉 𝒑𝒆𝒏𝒄𝒖𝒓𝒊𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒖 𝒊𝒕𝒖 𝒃𝒆𝒓𝒃𝒆𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒃𝒆𝒏𝒅𝒂,𝒎𝒂𝒌𝒂𝒏𝒂𝒏,𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒃𝒂𝒉𝒌𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒌𝒉𝒍𝒖𝒌 𝒉𝒊𝒅𝒖𝒑 𝒔𝒆𝒌𝒂𝒍𝒊 𝒑𝒖𝒏. 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒅𝒊𝒋𝒂𝒅𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒉𝒂𝒍 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒘𝒂𝒋𝒂𝒓 𝒎𝒆𝒔𝒌𝒊 𝒔𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒆𝒏𝒄𝒖𝒓𝒊 𝒎𝒆𝒍𝒂𝒌𝒖𝒌𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒕𝒆𝒓𝒑𝒂𝒌𝒔𝒂,𝒉𝒖𝒌𝒖𝒎 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒍𝒂𝒉 𝒉𝒖𝒌𝒖𝒎. 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒂𝒅𝒂 𝒌𝒂𝒕𝒂 𝒌𝒆𝒄𝒖𝒂𝒍𝒊 𝒋𝒊𝒌𝒂 𝒌𝒂𝒖 𝒎𝒆𝒎𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒂𝒍𝒂𝒉,𝒉𝒖𝒌𝒖𝒎𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔𝒏𝒚𝒂 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒎𝒆𝒍𝒊𝒉𝒂𝒕 𝒖𝒎𝒖𝒓 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒍𝒂𝒕𝒂𝒓 𝒃𝒆𝒍𝒂𝒌𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒔𝒆𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒂𝒏?~ --𝐬𝐨𝐦𝐞𝐨𝐧𝐞-- ‼️WARNING‼️ CERITA MURNI KARYA AUTHOR,JIKA ADA KESAMAAN DENGAN YANG LAIN ITU KEJADIAN YANG TIDAK DISENGAJA!. TERDAPAT KATA KASAR DIDALAM CERITA,MOHON BIJAK DALAM MEMBACA❗ Visual karakter diambil dari idol,dancer,actor,& beberapa ulzzang 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙖 𝙛𝙤𝙡𝙡𝙤𝙬 𝙥𝙖𝙣𝙩*𝙩 𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙚𝙧𝙡𝙖𝙥 𝙠𝙚𝙧𝙡𝙞𝙥!!
You may also like
Slide 1 of 9
SUARA YANG TERBUNGKAM  cover
SERSAN KU cover
Botol Kecap cover
BALADA KEHIDUPAN cover
Syal Merah cover
4 PRINCE MAFIA [ON GOING] cover
ROMANSA CINTA DI BAWAH TIANG BENDERA cover
My Brother | BL [21+] cover
•sᴛᴇᴀʟᴇʀ cover

SUARA YANG TERBUNGKAM

8 parts Ongoing

Kinan Amelia, seorang mahasiswi kedokteran yang selama ini hidup dalam bayang ketenangan, tak pernah menyangka bahwa langkah kecilnya akan menyalakan bara perubahan. Terjun ke dunia aktivisme bukanlah pilihan yang mudah. Di tengah kebisingan politik, ancaman yang datang tanpa suara, dan cinta yang tumbuh dalam sunyi. Kinan memilih untuk maju. Menghadapi semua yang terjadi. Tapi setiap suara yang terucap, ada resiko yang harus ditanggung. Sesuatu yang tak ternilai harganya. Sebuah kisah tentang keberanian, kehilangan, cinta, dan luka. Tentang suara yang nyaris terbungkam, namun menolak padam.