Merangkai Jalinan Waktu

Merangkai Jalinan Waktu

  • WpView
    Reads 1,948
  • WpVote
    Votes 500
  • WpPart
    Parts 109
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 15, 2018
Isinya sebagian besar kumpulan tulisan-tulisan saya di facebook. Ada juga yang saya tulis baru bukan mengambil dari tulisan di facebook. Saya menuliskan tentang apa yang saya temukan sehari-hari dan hikmah apa yang saya dapatkan dari peristiwa itu. Hal-hal yang sederhana dan ringan. Waktunya tidak berurutan alias melompat-lompat sesuai dengan yang saya sempat simpan atau temukan saja. Saya kumpulkan karena sayang kalau berceceran dan terlupakan. Gambar-gambar untuk mempermanis tampilan saya ambil dari google. Selamat membaca dan ditunggu saran dan komentarnya.
All Rights Reserved
#50
ego
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Dimar (Jaemin . Isa . Jeno)
  • Remember Me
  • Empty | 00L NCT Dream
  • Untung Sayang
  • Grisella Laurensa
  • For My Heart
  • Arshaka Heizen Lergan
  • AILAH(END)✅

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines