Puteri Wei Yang

Puteri Wei Yang

  • WpView
    Reads 140,875
  • WpVote
    Votes 18,771
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 21, 2017
Kehidupan tidak bisa ditebak. Suaminya mencintai kakak tirinya, mencopot jabatannya sebagai ratu dan bahkan membunuh anak laki-lakinya. Di istana dingin (cold palace) itu, dia dipaksa meminum anggur beracun. Sehingga di kehidupan berikutnya, dia membuat janji untuk tidak akan lagi berbuat kebaikan dan menolong orang lain, tidak akan pernah menginjakkan kakinya di istana dan tidak akan pernah menjadi ratu. Di kediaman perdana menteri, dia dilahirkan kembali oleh seorang selir sebagai wanita iblis. Ibu tiri yang kejam? Akan kupastikan kau ke pergi ke neraka! Kakak tiri yang bermuka dua dan munafik? Akan kurobek wajah cantik itu! Adik tiri yang licik? Akan kulempar kau ke kuburan! Kalian tidak membiarkanku hidup dengan tenang jadi kalian harus merasakan hal yang sama! Awalnya aku ingin menjauh dari bencana sejauh mungkin, tetapi, hati seorang pria bagaikan jarum di lautan. Mustahil untuk dicari,mustahil untuk dimengerti. Pria yang di kehidupan sebelumnya bersumpah untuk mengabaikannya malah menjadi seseorang yang tidak bisa hidup tanpanya. Musuh di kehidupan sebelumnya tiba-tiba menyatakan perasaannya. Lebih parah lagi, dia terganggu oleh seorang pria tampan denga muka badak yang tidak mengenal kata menyerah. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Author : Jian Qin 秦简 Penerjemah ke bahasa inggris : https://solstar24.wordpress.com penerjemah ke bahasa indonesia : pandapan24
All Rights Reserved
#318
fiksisejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [COMPLETED] Only Married Jiāngjūn
  • [END] Putri Bupati yang Melawan Hantu Setiap Hari
  • ✅ Berpakaian Sebagai Ibu Tiri Umpan Meriam Penjahat

Meng Xiang Jia, putri dari kerajaan Cu harus kehilangan negara dan keluarganya karna tuduhan dari Kaisar bahwa keluarganya melakukan pengkhianatan, dibunuh oleh Jendral besar nan gagah Kekaisaran Xiang, Ding Jian Rui. Ketika yang tersisa dari kerajaan Cu hanyalah dirinya seorang, di depan sang Jendral, Ding Jian Rui dia berdiri dengan tanpa rasa takut melotot kearah sang jendral. "Ding Jian Rui! Kau bajingan, berani sekali kau membunuh keluarga kerajaan Cu kami!!!", Pria itu memberinya seringaian, "Oh? Benarkah? Apa ada peraturan yang mengatakan bahwa pengkhianat tidak boleh dibunuh? Putri Cu, Meng Xiang Jia, hadapilah kematian-mu dan temui keluarga-mu..", "Dengarkan dekrit dari Kaisar!!!", Seorang pria tergesa-gesa berlari masuk. Ding Jian Rui berlutut menerima titah, Meng Xiang Jia engan. Tapi dipaksa berlutut oleh pria itu, Jendral Ding. "Kerajaan Cu tidak terbukti melakukan kejahatan ataupun pengkhianatan, mengakibatkan kerugian yang begitu besar bagi kerajaan Cu. Meminta Jendral Besar Ding membawa anggota kerajaan yang tersisa ke istana untuk menemui Kaisar..", Keduanya pergi, bersujud di depan Kaisar Xiang, Yu Po Shan. Pria 30 tahun itu sekilas tersenyum menyeringai, "Telah membuat putri Cu kehilangan begitu banyak keluarga dan saudara, Jendral Ding telah melakukan kesalahan besar, bagaimana jika begini saja. Kaisar ini akan menganugerahi kalian sebuah ikatan, suami dan istri..", "Apa?!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines