Story cover for Terurai  by InakurotulN
Terurai
  • WpView
    Reads 181,581
  • WpVote
    Votes 2,804
  • WpPart
    Parts 54
  • WpView
    Reads 181,581
  • WpVote
    Votes 2,804
  • WpPart
    Parts 54
Ongoing, First published Jul 30, 2017
Sajak hati, sebuah pelajaran yang tak tersadarkan. 

Semoga kau dapat membuka pintu hatimu yang tertutup rapat nan sudah berkarat.

Ini hanya sebuah celotehan singkat saja.
All Rights Reserved
Sign up to add Terurai to your library and receive updates
or
#513pendek
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Di Balik Kacamata [END] cover
Aku Bukan Simpanan (Lengkap)  cover
Side Effect: The Dilemma (END) cover
Sampai Saat Ini, Aku Masih Mengagumi Dirimu cover
[COMPLETED] 7 Days cover
(COMPLETE) UAJC Tiara Baron ( Untuk Apa Jatuh Cinta ) cover
Sugar Baby (Housekeeper Series) cover
PROSPECT HEART (End) cover
Senandika Hati cover
Short Stories cover

Di Balik Kacamata [END]

72 parts Complete

Hidup di perantauan, jauh dari keluarga, jauh dari rumah, selalu merasa sendiri meskipun ada banyak orang di kota metropolitan yang hampir sama padatnya dengan ibu kota. Perjalanan hidup yang tak mudah, apalagi bagi wanita yang sudah berusia lebih dari seperempat abad sepertiku. Aku kira hatiku sudah mati rasa, tapi sepertinya itu hanya praduga. Tak ada awalan berupa perjodohan maupun ta'aruf, seperti yang pernah aku jalani dulu. Hanya pertemuan alami yang tak terlepas dari kehendak Tuhan. Nyatanya tanpa ku sadari, hatiku perlahan jatuh pada seorang pria berkacamata yang awalnya bahkan tak mendapat perhatian khusus dariku. Perlahan, hal yang biasa berubah menjadi sesuatu yang tidak biasa karena terlalu sering menghabiskan waktu bersama. Satu hal yang terlambat aku sadari adalah kenyataan bahwa setiap manusia memiliki rahasia yang tak diketahui oleh manusia lainnya, begitupun dia. Sesuatu yang tersembunyi rapat di balik kacamata yang ia gunakan. Kacamata itu menjadi dinding pembatas yang menghalangi orang untuk mengetahui jati dirinya yang sesungguhnya. Pada akhirnya, pilihan tetap berada di tanganku. Mau tetap bertahan atau malah memutuskan untuk pergi?