Bias Ray's

Bias Ray's

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 24, 2020
"emangnya lu cari cewek yang gimana sih?" "yang beda dengan cewek lain, bukan cuma versi gue tapi orang lain juga" "heh? mukanya beda?!" "itu wajib" "badannya beda? atau..? ehh, idihh" "apaan?!" "nggak, nggak jadi. isi otak lu segitu abstraknya pasti" "makanya otak gesrek kek lu susah paham" "intinya aja udah!" "kalo ada yang minta nomor gue, jangan dikasi" "nggak penting nyet, kenapa emang?" mengernyitkan dahi "kecuali dia" deg! Ray berlalu pergi. Andre mengernyit bingung, melihat sekelilingnya lalu mendesah frustasi sedangkan yang membuat pernyataan pergi, meninggalkan kesan teraniaya. "siapa njirr!!" geramnya menunduk lelah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naughty Nanny
  • Cewek Agresif VS Cowok Polos (TAMAT)
  • Pasangan Aneh (END)
  • Just The Way You Are
  • FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI)
  • Falling for You - TERBIT
  • THE DECISION
  • ABU-ABU
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)

"Baju lo kebuka banget. Nggak sekalian jual diri?" "Udah. Papi lo pelanggannya. HAHAHA." "Anjing!" "Nanti lo pura-pura kaget aja kalau besok gue jadi mami lo. Soalnya gue udah berhasil godain dan jebak bokap lo yang tajir itu. Berhubung lo sering rese dan bertingkah, gue bakal jadi ibu tiri yang jahat. Pokoknya siapin mental dari sekarang. Anggap aja ini hari pembalasan buat bocah nakal kayak lo." "Papi nggak mungkin suka sama cewek nggak jelas kayak lo! Nggak mungkin! Gue tau selera papi!" "Eitttss siapa bilang? Buktinya papi lo doyan banget sama gue tuh! Emang semalem lo nggak denger suara plok plok plok dari kamar papi? Itu gue lagi digempur brutal sama papi lo." "Orang gila! Lo pikir gue bakal percaya omong kosong orang nggak waras kayak lo?! Nggak! Gue kenal papi. Papi nggak mungkin ngelakuin itu apalagi sama lo! Nggak mungkin!" "Lo serius nggak denger apa pura-pura doang, nih? Padahal keras banget loh hentakan papi lo. Sayang banget ternyata nggak kedengeran. Tapi kalau suara desahan gue pasti denger dong? Yang ahh ahh itu loh. Itu pas papi lo geraknya dicepetin, mana makin keras. Makanya gue sampe jerit. Tapi gue yang minta lebih cepet, sih, hehehe." "Diem! Lo orang gila! Gue nggak mau punya mami orang gila kayak lo! Berhenti ngarang cerita!" "HAHAHAHA. Nggak sabar jadi mami tiri dan siksa lo habis-habisan. Kalau udah puas bikin lo menderita, tinggal usir deh. Hush hush hush! Pergi yang jauh. Biar gue aja yang kuasain harta papi lo. Ughh! Pasti seru banget. Apalagi kalau nanti ada scene ngakakin lo yang udah dibuang terus jadi gembel." "PAAAAPIIII!" "Pioooo ..." "Hehehe."

More details
WpActionLinkContent Guidelines