Bias Ray's

Bias Ray's

  • WpView
    Прочтений 75
  • WpVote
    Голосов 3
  • WpPart
    Частей 4
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published срд, июн. 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Тегиumum
"emangnya lu cari cewek yang gimana sih?" "yang beda dengan cewek lain, bukan cuma versi gue tapi orang lain juga" "heh? mukanya beda?!" "itu wajib" "badannya beda? atau..? ehh, idihh" "apaan?!" "nggak, nggak jadi. isi otak lu segitu abstraknya pasti" "makanya otak gesrek kek lu susah paham" "intinya aja udah!" "kalo ada yang minta nomor gue, jangan dikasi" "nggak penting nyet, kenapa emang?" mengernyitkan dahi "kecuali dia" deg! Ray berlalu pergi. Andre mengernyit bingung, melihat sekelilingnya lalu mendesah frustasi sedangkan yang membuat pernyataan pergi, meninggalkan kesan teraniaya. "siapa njirr!!" geramnya menunduk lelah.
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI)
  • YES, BOSS ! (SELESAI)
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Yes, I Will
  • 5 girls || The problem
  • Falling for You - TERBIT
  • Pasangan Aneh (END)
  • Cewek Agresif VS Cowok Polos (TAMAT)
  • BHS
  • THE DECISION

"Itu mantan lo," ucap Tita, mencoba memastikan. "Ya, dia si brengsek itu," Tita melirik Linggar, "Dia makin tampan Ling," gumam Tita. Linggar mengerutkan dahi dan melirik Tita, "Tampan dari mana," "Sumpah sekarang dia lebih hot," Linggar yang mendengar itu reflek memukul kepala Tita. "Awww, sakit Ling," ucap Tita mengelus kepalanya. "Apa maksud lo ngatain dia hot, lo enggak liat dia seperti keluar dari goa, tambah item," "Kalau dia keluar dari goa, gue orang pertama yang akan tinggal di goa. Siapa tahu banyak makhluk tampan seperti dia," "Gila lo," "Ya, emang dia lebih hot yang sekarang, dari pada yang dulu," "Lo bener-bener," dengus Tita. "Gue ngomong kenyataanya Ling," "Bodo amat, lo pacaran aja sama dia," "Kalau dia mau, gue mau lah, enggak peduli deh, dia bekas lo," "Yaudah ambil sana," ucap Linggar kesal.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту