Betapa bodohnya aku yang masih meluangkan waktu untuk menuliskan puisi ini untukmu padahal dirimu sudah bukan milikku lagi.
Tapi tak apa, terimakasih telah menjadi sumber inpirasi ceritaku.
***
Teruntuk dirimu,
Yang pernah singgah di dalam hidupku,
Dan mewarnainya.
Dariku, untukmu.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.