(not) Feeling Pain

(not) Feeling Pain

  • WpView
    LETTURE 124
  • WpVote
    Voti 8
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, set 3, 2018
Memang dari awal aku yang terlalu banyak berharap. Mungkin. Berharap ada sesuatu yang lebih dari perlakuannya terhadap ku. Berharap ada sesuatu yang lebih yang terselip dari sikapmu kepada ku. Berharap kita bisa bersama kembali Aku tak pernah tahu bagaimana akhir cerita kita. Bersatu atau tidak semua itu di luar kuasa ku. Yang pasti untuk saat ini aku akan terus memperjuangkannya. ~~(Beril Nailaza'ara Gwerin) ~~ ___________________________________________ Dari dulu sampai saat ini aku tak pernah ingin kehilangannya. Aku Menyayanginya. Sangat. Tidak akan aku biarkan dia pergi lagi dengan yang lain. . ~~( Kaffin Yassa Praduta) ~~
Tutti i diritti riservati
#10
fa
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Diksi Matahari ⛅ (TAMAT)
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • Azkia(SELESAI)
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • ALVIVA (END)
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara

" Dalam upaya ku melupakanmu ternyata gagal, jujur bertemu denganmu kembali bukanlah wishlist lagi dalam hidupku. Kamu memang melukaiku, tapi aku tidak pernah merasa terluka. Mencintaimu mungkin akan bertahan seumur hidupku dan kini aku mulai terbiasa dengan itu. Menanggis bukan lagi sesuatu yang baru, ada banyak trauma dalam hidupku. Tapi jujur aku sangat kecewa, bila ternyata namamu ada dalam daftar itu. Senang bisa melihatmu kembali dalam hubungan kita yang pura - pura lupa. Tapi aku tau satu hal yang kamu tau, bahwa kamu tau aku benar - benar sakit sekarang " ~ Raineiza Danula Nutallu -----------------++++ " Semua sudah jauh berlalu, kapal itu sudah karam Do. Tidak ada satupun nahkoda yang akan mampu mengemudikannya lagi dan tak ada satu pun seseorang yang bisa memperbaikinya. Kapal itu sudah tenggelam terlalu dalam, ia sudah mati bersama dengan gelapnya lautan," " Maaf Za, untuk kesekian kalinya. Tapi apa kamu yakin telah melupakanku. Aku gak percaya Za, kalau emang iya. Coba sekarang kamu tatap mataku," ucapnya. Ia mendekatkan wajahnya ke arahku dan mencoba membuatku menatapnya. Itu membuatku sangat tersiksa dan membuatku seketika menanggis. " Kamu gila," bentakku dan seketika aku mendorong tubuhnya hingga terdorong ke belakang. " Berhenti melakukan hal gila Neddo, aku memang masih cinta sama kamu bahkan tidak kurang sedikit pun sejak dulu dan tiada satu hari pun dalam hidupku tidak ku lakukan untuk tidak berusaha melupakanmu. Jadi menjauh lah dariku, karena meski perasaanku sebesar itu. Aku tidak pernah berharap untuk bisa kembali bersamamu dengan alasan apapun itu," bentakku. Aku yang masih menanggis berjalan menjauh meninggalkannya yang kini masih diam membisu di tempatnya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti