Story cover for WORKLOAD! by Yeol_Nari
WORKLOAD!
  • WpView
    MGA BUMASA 49
  • WpVote
    Mga Boto 3
  • WpPart
    Mga Parte 3
  • WpView
    MGA BUMASA 49
  • WpVote
    Mga Boto 3
  • WpPart
    Mga Parte 3
Ongoing, Unang na-publish Jul 31, 2017
Gue Remitha. Sebenarnya sih, diary gue ini Cuma curhatan gue aja sebagai office lady a.k.a wanita karir. Usia gue 26 tahun, kerja di perusahaan pembiayaan nasional (multi finance) 

	Kerja udah 2 tahun 5 bulan dan makan ati tiap harinya. Jabatan staff biasa, job desc... aduh jangan ngomongin job desc deh di kantor gue, gaje banget! Kenapa gue tetep bertahan dengan kerjaan gue sekarang? Well, gue butuh dan kebanyakan orang tahu cari kerja di zaman sekarang gak gampang. 

	Jadinya... Gue Cuma punya pilihan seperti yang motivator selalu katakan, 'bila tidak mau berhenti, cintai pekerjaanmu' cumaaa.. masalahnya gak segampang itu, apalagi dengan Bos kayak Bos gue, dan orang - orang yang terlibat didalamnya lah yang bikin kesel, emosi, bikin antuk - antukin kepala gue kemeja atau curhat ke psikiater. 

Note : yang mengharapkan love scene antara karyawan (gue) sama Bos, gak ada di diary ini, karenaaa... gak mungkin gue suka sama Babe yang udah merid! anak dua! one pack! dan hampir botak! Nooo!!
All Rights Reserved
Sign up to add WORKLOAD! to your library and receive updates
o
#583work
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Boss Galak  & Sekretaris Badung [TAMAT] ni iinajid
56 mga parte Kumpleto
Rank 1 - 04/03/2019 #Komedi #Sekretaris #KisahCinta #Badung #Chicklit #Romcom #Boss #Kantoran - 16/03/2019 #Gadis #Officelove "Sepertinya saya sudah kenal Anda sebelumnya," kata pria itu perlahan. Lily sibuk mengingat-ingat. Masak sih? Kok bisa-bisanya ia melupakan pertemuan itu dengan pria tampan seperti itu. Satpam yang jaga di apartemen Kakaknya aja dia hafal semua mana yang tampan dan mana yang tidak, bahkan sampai ke shift kerja mereka, lah ini... makhluk tampan dari planet orang ganteng loh! Yang selalu berseliweran di majalah bisnis karena kemampuan bisnis yang mumpuni, dan pose-pose tampannya yang hilir mudik di berbagai media sosial gosip karena ketampanannya itu. Aneh bin ajaib, tapi Lily tak bisa mengingatnya sama sekali. "Eeeeh... kita, Pak?" Lily ragu. Jangan-jangan salah kali nih si Direktur ganteng ini. Tapi keraguan itu malah dijawab dengan anggukan meyakinkan sekali lagi. "Iyap! Kita sudah lama kenal," katanya lagi, lalu matanya menatap tajam pada Lily, "dan kamu menolak cinta saya dua kali." Ajeee gile!! Beneran? Lily nolak dia? Mata Lily membulat besar. Terbelalak tak percaya. Tak mungkin ia menolak lelaki setampan dia. Apalagi justru dia memilih keluar dari pekerjaannya yang dulu, rela memulai proses panjang untuk menjadi sekretaris Bapak ganteng ini, sambil berharap siapa tahu... siapa tahu loh ini, terjadi hubungan spesial antara Boss dan Sekretaris seperti di drama-drama Korea favoritnya, juga novel-novel chicklit yang ia baca. Ia pun bisa mendapat paket cowok yang lengkap seperti yang didoakan Emak dan Kakaknya tiap hari. Gak perlu pusing nyari-nyari lagi. Dan kata si Boss ganteng ini, Lily sudah menolaknya dua kali! DUA KALI!! Lily, sekretaris cantik tapi badungnya setengah mati bertemu dengan Ajie, boss tampan tapi galaknya gak ketulungan. Bukan Lily namanya kalau tak bisa menaklukkan hati Ajie untuk ketiga kalinya. Dilarang keras meng-copy paste novel ini tanpa izin!!
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Beloved CEO : CEO Tercinta cover
ALWAYS YOU (gxg) cover
2nd Bite of The Cherry cover
COMFY-Versation cover
Fix You cover
Sewing Heart Arrogan cover
GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT) cover
SWEET - TALK ✔️ cover
Cinta Dikejar Deadline  cover
Boss Galak  & Sekretaris Badung [TAMAT] cover

Beloved CEO : CEO Tercinta

30 parte Kumpleto Mature

Completed ✅ Bagi Stella Francis, bekerja di Peters & Co. adalah tiket satu arah menuju hidup yang lebih layak, walau itu berarti harus mengenakan sepatu murah yang lecetnya tak bisa disembunyikan, menyimpan bekal dalam kotak makan anak-anak, dan tetap tersenyum lebar sambil membawa lima gelas kopi untuk rekan satu tim. Ia tahu dunia kantor tak selalu ramah, apalagi jika atasannya adalah Stefan Peters, seorang CEO yang lebih nyaman berbicara dengan spreadsheet daripada manusia. Namun Stella bukan tipe wanita dua puluh tujuh tahun yang mudah surut. Di balik sikap riangnya, ada keteguhan yang telah ia tempa, bahkan oleh Stefan yang dikenal dingin. Perlahan, celah-celah kecil terbuka. Dalam ruang-ruang diskusi larut malam dan proposal yang disusun berdua, Stefan mulai melihat sisi lain dari Stella, bukan hanya sebagai rekan kerja dan karyawati yang selalu bersinar, tetapi sebagai seorang perempuan yang hidupnya ditambal oleh keterbatasan dan tak pernah kehilangan cahaya. Keduanya berjalan di garis tipis antara profesionalisme dan sesuatu yang jauh lebih personal. Karena ternyata, yang paling sulit bukan menjaga jarak, melainkan pura-pura tak merasa apa-apa. Tapi bagaimana jika yang coba mereka hindari justru satu-satunya hal yang layak diperjuangkan?