Story cover for One Hour [COMPLETED] by tearsinside
One Hour [COMPLETED]
  • WpView
    Reads 75,516
  • WpVote
    Votes 3,208
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 75,516
  • WpVote
    Votes 3,208
  • WpPart
    Parts 14
Complete, First published Jul 31, 2017
Aku mohon. Berbagilah rasa sakit denganku.
1 jam. Hanya 1 jam saja. Selamilah keperihan yang kurasakan.

Aku mencintainya, ia mencintaiku.
Aku menyayanginya, ia menyayangiku.
Aku ingin menikah dengannya, menghabiskan waktuku bersamanya. Namun ia menikah dengan orang lain, dan akan menghabiskan waktu bersama orang lain.

Di hadapanku, aku menyaksikan sebuah pernikahan. Ia adalah lelaki yang selalu kudamba, beserta seorang wanita yang dahulu mengkhianatinya. Mereka mengenakan pakaian pengantin-putih, bersih. Ingin sekali kulumuri pakaian mereka dengan merah darah. 

Darahku.

Meneteskan di setiap senti gaun pengantinnya, hingga darahku menangkup penuh gaun itu. Tanpa sisa.
Namun aku tersadar, aku tak bisa melakukan hal itu. Karena aku mencintainya, lelaki yang sekarang sedang mengucap  janji setia bersama orang lain.

Maka dari itu, aku mohon, berbagilah rasa sakit denganku selama 1 jam. Tidak lebih.
Aku janji.





(update 2x seminggu)
All Rights Reserved
Sign up to add One Hour [COMPLETED] to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Aku Bukan Simpanan (Lengkap)  cover
The Affair ended Beautifull (End) cover
GENRENYA SALAH! (Tamat) cover
[End] Behind The Wedding cover
Marriage With Mr. Actor (The End) cover
Sampai Saat Ini, Aku Masih Mengagumi Dirimu cover
Langkah Seiring (END+EXTRA PART) cover
(End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara cover
Dear Future (new version) cover
The Fault Wedding cover

Aku Bukan Simpanan (Lengkap)

27 parts Complete Mature

(Warning! Harap bijak memilih bacaan, kalau ada kekerasan jangan ditiru) "Aku ini istrimu, bukan hiasan rumahmu. Tolong, sekali saja, perlakukan aku selayaknya seorang istri," pinta Kirana dengan nada suara serak. "Memangnya, selama ini, aku memperlakukanmu dengan buruk? Tidak, 'kan?" Satya berujar dengan raut wajah datar. "Kamu tidak pernah menganggapku ada," Kirana menatap nanar Satya, "kita makan di meja yang sama, tidur di ranjang yang sama. Tapi ... kita seperti orang asing." Satya hanya diam. "Aku tahu kamu membenciku dan menikahiku hanya untuk balas dendam, 'kan. Kamu ingin melihatku terpuruk, kan?" "Bukan." "Lantas apa? Lagi pula, kamu mencintai wanita lain dan sampai saat ini, kamu masih berhubungan dengannya. Bahkan, banyak orang yang mengagumi hubungan kalian. Kenapa tidak menikah saja dengannya?" "Kalau bisa, pasti. Tidak usah mencampuri hidupku. Seharusnya, kamu bersyukur, aku mau menikahimu." *** -Salah satu hal yang menyakitkan itu, adalah ketika dirimu memiliki suami, tapi tidak memiliki kasihnya- (part sudah diunpublish random)