My Possessive Werewolf Mate

My Possessive Werewolf Mate

  • WpView
    Reads 980,786
  • WpVote
    Votes 36,986
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 18, 2014
Saat aku hendak membuka pintu lokerku, tiba-tiba sebuah lengan besar dan kokoh membalikkan pinggangku dengan paksa dan membantingnya ke pintu loker. Tidak sakit, namun dapat menarik perhatian murid-murid disini. "Ap-apa yang kau inginkan??" Tanyaku gugup tidak berani menatap wajahnya. Aku baru menyadari bahwa tubuhnya sangat berotot. Lebih besar dari ayahku. Mungkin 5x lebih besar dari tubuh kecilku. Aku yakin kedua tangan yang meremas pinggangku bisa meremukkan tulangku hanya dengan sekali remasan. Dia menggeram, "Abby," namaku terasa sangat cocok dan sempurna dilidahnya. Caranya menyebut namaku membuatku menggigil. Entah mengapa aku merasa takut sekaligus merasa aman. Matanya menggelap penuh dengan emosi:; nafsu dan.... Cinta?? Bagaimana bisa?? Lamunanku buyar ketika dia mulai mendekatkan wajahnya kearahku. Rasa ingin menangis segera mendatangiku. Satu bulir air mata mengalir dari sudut mataku. Aku memang sangat mendrama. Tiba-tiba matanya tidak lagi gelap. Tetapi bewarna abu-abu terang yang didalamnya terdapat keterkejutan melihat air mataku. Aku memeluk tubuh besarnya dan menyandarkan kepalaku didadanya. Membiarkan semua air mataku keluar. Kini aku merasa aman.
All Rights Reserved
#5
wayne
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Take A Break
  • TAK BISA MELAWAN TAKDIR
  • Felicity [On Going]
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • Sweet Combat
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • The Secret Behind You
  • Terjerat obsesi Yandere

Dia membelai rambutku perlahan, lembut, dan sangat menenangkan. Aku pun tersenyum meyakinkannya kalau aku akan baik-baik saja. Selalu akan begitu. Netra coklat tua itu menembus masuk jauh kedalam penglihatanku. Lekat, cukup lama sampai akhirnya aku merasakan sebuah dekapan yang sangat hangat nan tulus, yang dahulu sulit sekali ku dapat. "I'm Here tha. Always for you " "I want to break for a while " Air mataku sudah tak lagi terbendung, ia tak boleh melihatnya lagi. Sekarang semua terasa sudah mati, bukan hanya hati namun seluruh tubuh ini. Sisa tenaga yang biasanya kugunakan untuk tersenyum kini sudah tak lagi mampu. Sekarang perlahan dari ujung kaki aku merasa sesuatu yang sangat menyakitkan kemudian disusul kedinginan yang selama ini tak pernah aku rasakan. Mataku semakin memberat, tangan yang tadi ku ikut sertakan untuk memeluknya kini sudah terjatuh. Terima kasih Daneer Abyan Earl. - "Jatuh cinta merupakan gerbang menuju patah hati yaitu perpisahan. Entah berpisah karena menemukan orang baru atau berpisah karena kematian. Tapi yang jelas, aku belum menemukan alasan mengapa aku harus jatuh cinta" -Agatha "Melankolis adalah sebutan kondisi untuk jiwa yang terperangkap dalam ruangan bernamakan masa lalu. Menjadikan kenangan sebagai seni bertahan hidup satu-satunya setelah kehancuran yang tak bertepi" -Abyan

More details
WpActionLinkContent Guidelines