K A R A
  • WpView
    Membaca 109,375
  • WpVote
    Vote 6,042
  • WpPart
    Bab 28
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Feb 12, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Seorang cowok dingin, kejam, berhati malaikat pencabut nyawa bagi seluruh siswa di SMA Benua Jakarta. Tapi manusia ini sangat mencintai menulis dan membaca semua cerita apa saja, atau dia baru-baru ini mencintai sebuah aplikasi membaca Wattpad. Dia tidak menyukai hal yg berbau romantis tetapi dia mencintai karakter sebuah cerita romantis. Dia itu dingin tak tersentuh tapi jika di sentuh sekali dia seperti brownies yg lembek. Dia hidup di dalam kasih sayang orangtua angkatnya. Dia mempunyai saudara tiri yang sangat membencinya. Bahkan tanpa diketahui orang lain dia selalu sesegukan menangis tiap malam tanpa orang tahu yaitu dia Kara Pradipta Martana. Kisah ini mungkin akan banyak menguras air mata bagaimana kehidupan seorang Kara. Seorang Kara yang dingin, Kara yang keras, Kara yang cengeng, Kara yg seperti malaikat maut. Dia tidak akan pernah senyum bila tidak bersama Mama Papa angkatnya dan juga 2 nisan yang selalu dia temenin selepas sholat jum'at. Ma Pa Kara kangen andai kara tidak meminta keinginan itu mungkin mama papa masih ada disini.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#112
smartboy
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Angel Baby
  • Loving Like The Sun
  • My Prince Boy [TERBIT]
  • Ranzir
  • ZAYNTASYA
  • Backstreet [END] Publish Again
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Pal In Love
  • ALKANA [SUDAH TERBIT]
  • AL [COMPLETED]

Angelia Hardi Wijaya, gadis pindahan dari Manhattan, membawa semangat baru ke sekolah barunya dengan kepribadiannya yang ceria dan penuh warna. Dalam pandangan pertama, ia langsung tertarik pada Romeo- Romeo Alfa Hadikusuma, pemuda dingin dan tak berperasaan. Bagi Angel, Romeo bukan sekadar sosok yang menarik perhatian, tetapi takdir yang harus ia kejar. "Romeo! Romeo takdirnya Angel!" Ucap Angel. "Dasar gadis manja." Ucap Romeo * Meski Romeo berusaha menjauh, Angel terus mendekatinya dengan keyakinan bahwa ada sesuatu yang lebih dalam di balik tatapan dingin Romeo. Perlahan, Angel menemukan bahwa Romeo menyimpan luka masa lalu yang membuatnya takut untuk mencintai lagi. Namun, justru di tengah dinginnya hati Romeo, Angel menemukan kehangatan yang ia cari. Ketika hubungan mereka mulai terjalin, rahasia besar tentang masa lalu Romeo muncul, mengancam untuk menghancurkan segalanya. Apakah keyakinan Angel pada takdir cukup kuat untuk menyembuhkan luka Romeo? Atau justru perasaan itu akan menjadi mimpi yang tak pernah terwujud?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan