Aisy

Aisy

  • WpView
    Reads 34,621
  • WpVote
    Votes 1,820
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 16, 2019
Inilah kebahagiaan Aisy setelah banyak kesulitan yang ia lalui. Karena Aisy percaya, setelah kesulitan ada kemudahan setelah kesulitan ada kemudahan. _____________________________________ Cerita ini berasal dari pemikiran yadpa sendiri, jika ada kesamaan nama tokoh tempat atau kejadian mohon maaf yadpa hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan☺️
All Rights Reserved
#4
isteri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prenuptial Agreement
  • JIWARAGA  ( THE END ) REVISI
  • After Rain Comes Sunshine | END
  • Short Story
  • MY HUSBAND IS A CEO (SUDAH TERBIT)
  • Duda Impian
  • Gus Abizar
  • My Half Deen

"Tya, kapan kamu akan menikah?" tanya sang ayah. "Nanti, Yah, kalau sudah ada jodohnya," jawaban ringan itu yang selalu menjadi andalan Adistya. "Iya kapan?" tanya kembali ayahnya yang sepertinya tak sabar menginginkan sang putri untuk segera menikah. "Sabar kali, Yah, toh jodoh gak akan ke mana." "Jodoh memang tidak akan ke mana, tapi kalau gak ke mana-mana kapan dapat jodohnya." Kutipan itulah yang selalu ayahnya ucapkan. Membuat Adistya memutar bola matanya bosan. Ayahnya itu gemar menanyakan perihal jodohnya apalagi mengingat usianya yang sudah menginjak angka 27, usia yang sudah cukup matang untuk membina rumah tangga sampai ayahnya gemar sekali mencarikan jodoh yang untungnya tidak pernah berhasil. Adistya lelah begitupun dengan sang ayah, sampai akhirnya sebuah kesepakatan mereka buat untuk perjodohan terakhir Adistya. Kebebasan sudah ada di depan mata, tapi harapan itu harus gagal karena dengan lancangnya kepala Adistya mengangguk mengkhianati hatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines