A N J A N I

A N J A N I

  • WpView
    LECTURAS 905
  • WpVote
    Votos 74
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, sep 9, 2017
Aku selalu merasa, bahwa aku hidup dititik dimana orang lain tak bisa merasa apa yang ku rasa. Hingga aku bertemu dengan Dia, si kekasih masa laluku. Kita dipertemukan dalam waktu yang berbeda, perasaan yang berbeda, namun sakitku yang masih sama. Sama-sama harus berpura-pura tersenyum dalam semu, tetapi menangis dalam sendu. Namun, sakitku tak berarti apa-apa bagimu. Tak merubah apapun untukku. Dan, tak merubah rasaku padamu. Jika aku harus berhenti berjuang ketika aku ada dititik terlemahku dan itu karena kamu. Tidak!! Aku tidak sepecundang itu. Masih ada banyak hal yang harus aku perjuangkan. Keluargaku, sahabat-sabahatku, dan tentunya kamu. Seseorang yang sangat berarti untukku. Akan ada saatnya aku mulai jengah. Jengah dengan keadaan yang semakin melemah. Hingga keadaan yang membuatku menyerah. Tetapi tak apa. Percayalah, aku akan baik-baik saja. Biar Tuhan yang menjelaskan, betapa aku menyayangi semuanya.
Todos los derechos reservados
#15
heartache
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Misunderstand
  • Friend's Zone's
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • FRIENDzone (Completed)
  • Patah (Telah Terbit)
  • Double "K"
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • Mahligai Sunyi
  • Secret Famous Girl
  • Kamu [SELESAI]✔

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido